kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.997.000   -24.000   -0,79%
  • USD/IDR 16.974   58,00   0,34%
  • IDX 7.137   -224,90   -3,05%
  • KOMPAS100 989   -32,34   -3,17%
  • LQ45 728   -22,86   -3,04%
  • ISSI 249   -9,93   -3,83%
  • IDX30 392   -8,64   -2,16%
  • IDXHIDIV20 487   -9,80   -1,97%
  • IDX80 111   -3,58   -3,12%
  • IDXV30 132   -2,45   -1,82%
  • IDXQ30 127   -2,57   -1,99%

Prabowo Percepat Pembangunan Jembatan hingga Penerapan Gentengisasi


Minggu, 15 Maret 2026 / 11:12 WIB
Prabowo Percepat Pembangunan Jembatan hingga Penerapan Gentengisasi
ILUSTRASI. Presiden Prabowo hadiri tasyakuran satu tahun Danantara (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menegaskan pembangunan jembatan hingga gentengisasi akan dipercepat untuk mengedepankan kepentingan rakyat. 

Komitmen tersebut menjadi landasan pemerintah untuk terus hadir dan berpihak kepada masyarakat. “Seperti yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto, pemerintah tidak akan membiarkan rakyatnya menghadapi kesulitan sendiri. Negara hadir, bekerja, dan berpihak kepada rakyat,” jelas  Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/3/2026). 

Menurut Teddy, komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program dan kebijakan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat di Tanah Air. Upaya tersebut mencakup percepatan pembangunan hingga peningkatan kesejahteraan sosial.

Baca Juga: Presiden Prabowo Akan Lakukan Penghematan Demi Jaga Defisit APBN di Bawah 3% dari PDB

“Pemerintah terus memastikan bahwa kehadiran negara dapat dirasakan hingga ke tingkat paling kecil—di desa, dusun, hingga dukuh. Melalui berbagai program percepatan pembangunan, pemerataan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan terus diupayakan agar manfaatnya dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” imbuhnya.

Dalam keterangannya, Teddy juga memaparkan sejumlah capaian nyata dari program-program pemerintah yang telah dijalankan selama satu setengah tahun pemerintahan Presiden Prabowo. 

Dalam upaya mendukung sektor pendidikan, pemerintah telah membangun 218 jembatan gantung yang diselesaikan dalam kurun waktu 2,5 bulan guna memberikan akses yang aman bagi anak-anak menuju sekolah.

“Sehingga anak-anak kini dapat menyeberang sungai menuju sekolah dengan lebih aman tanpa harus melepas sepatu,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga melakukan renovasi sejumlah sekolah dan fasilitas sanitasi di berbagai daerah di Tanah Air guna menciptakan lingkungan belajar yang layak dan sehat. 

“Renovasi lebih dari 16.000 sekolah dan toilet dalam satu tahun pertama pemerintahan, guna menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak, sehat, dan aman bagi para siswa di berbagai daerah,” imbuhnya.

Tidak hanya mendorong pembangunan fasilitas fisik untuk membangun lingkungan pendidikan yang nyaman dan aman, Seskab Teddy menuturkan bahwa pemerintah juga berupaya membangun lingkungan digital yang aman dan sehat bagi anak melalui implementasi PP TUNAS (Tunggu Anak Siap).

Baca Juga: Resmi Berlaku! Ini Rincian Diskon dan Tarif Tol Trans Jawa Mudik Lebaran 2026

Selain itu, pemerintah juga secara berkelanjutan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah, di antaranya melalui program “Gentengisasi” serta berbagai upaya pemberdayaan masyarakat.

“Program ‘Gentengisasi’ sebagai upaya memperkuat pelaku UMKM lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Panen raya udang di lahan seluas 200 hektare yang melibatkan warga binaan pemasyarakatan di Nusakambangan dan Kendal sebagai bentuk pemberdayaan dan pembinaan produktif,” pungkasnya.

Lebih lanjut, pemerintah juga hadir dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat melalui berbagai dukungan, salah satunya di Aceh. 

“Penguatan kehidupan sosial dan keagamaan, antara lain melalui penyaluran 70.000 Al-Qur’an serta dukungan 3.000 ekor sapi untuk tradisi Meugang di Aceh,” ungkap Seskab Teddy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×