kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45697,73   -32,02   -4.39%
  • EMAS946.000 -1,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Sikap Jokowi mau ikut tes baca Al-Quran layak diapresiasi


Rabu, 16 Januari 2019 / 19:25 WIB
Sikap Jokowi mau ikut tes baca Al-Quran layak diapresiasi

Berita Terkait

Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi akan memenuhi undangan tes baca Alquran.

Ikatan Dai Aceh sebagai inisiator acara ini mendapat informasi kesediaan Jokowi dari Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma,ruf di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Senin (14/1).

Wakil Direktur Saksi TKN Jokowi-Ma'ruf, Lukman Edy, mengatakan Jokowi sangat mengapresiasi permintaan Ikatan Dai Aceh.

"Apresiasi kami terhadap kearifan masyarakat Aceh dalam langkah untuk memilih, menentukan, menyeleksi, melihat kapasitas, kapabilitas capres cawapres yang akan masyarakat Aceh pilih," ujar Lukman dilansir Tribunnews.com.

Ketua Ikatan Dai Aceh Tgk Marsyuddin Ishak menerangkan surat yang bakal dibacakan adalah Al-Fatihah dan 30 surat pendek.

Tes baca Alquran rencananya dilangsungkan di Masjid Raya Baiturrahman, Aceh. "Soal teknis dibicarakan lebih lanjut, setelah kami mendapat jawaban resmi," ucap Marsyuddin.

Sebelum ke Posko Cemara di hari yang sama Marsyuddin dan rombongan diterima petugas Media Center Prabowo-Sandiaga.

Mereka belum menjawab undangan tes baca Alquran yang disampaikan Ikatan Dai Aceh.

Rombongan sempat ke Rumah Kertanegara, namun mereka diarahkan ke Kantor BPN Prabowo-Sandi di sampingnya.

“Dari pihak sekretariat tadi bilang Bapak (Prabowo) sedang di luar mempersiapkan acara yang besar. Mungkin ini akan dirapatkan kembali. Insya Allah dalam waktu dekat mendapatkan jawaban,” kata Marsyuddin.

Marsyuddin mengaku tidak mendapat jawaban pasti terkait undangan tes baca Alquran dari pihak Prabowo-Sandi.

“Tidak ada jawaban spesifik tapi lebih kurang begini, mungkin terlalu sibuk ada hal ya kami bersabar aja,” ujar Marsyuddin.

Marsyuddin mengatakan tes baca Alquran ini penting bagi masyarakat Aceh sebagai salah satu tolok ukur menilai seorang pemimpin.

Terlebih dalam Pilpres 2019 sekarang ini politisasi agama dimainkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kita sadar politik identitas sedang dimainkan, yang paling parahnya adalah salong klaim paling Islam," ucap dia.

"Paling parahnya adalah ada beberapa kalangan yang mengkafirkan kalangan yang lain dan ada statement kalau milih si A masuk surga milih si B masuk neraka,” dia menambahkan.

Melihat fenomena tersebut, Ikatan Dai Aceh mengundang dua pasangan capres dan cawapres ke Aceh untuk tes baca Alquran.




TERBARU

Close [X]
×