CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   -129,00   -0,73%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

Siap-siap, tahun depan tarif cukai rokok naik 11%


Selasa, 03 November 2015 / 19:59 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Siap-siap, pemerintah memastikan akan memberlakukan tarif baru untuk cukai rokok pada tahun 2016 mendatang. Sebab, pemerintah memastikan akan menaikkan tarif cukai tembakau.

"Cukai akan dikeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dengan rata-rata kenaikan tarif 11% untuk kenaikan tarif cukai rokok," kata Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (3/11) sore.

Saat ini pemerintah masih menyiapkan PMK yang mengatur beleid tersebut. Sayangnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemkeu) Heru Pambudi masih enggan memperinci tarif cukai rokok masing-masing golongan tembakau pada tahun depan.

Meski demikian, ia memastikan tidak ada kenaikan tarif cukai sigaret kretek tangan (SKT) golongan III B sebagai upaya mendukung industri padat karya.

"SKT golongan III B 0% atau tidak mengalami kenaikan dari 2015. (Tarif cukai) SKT pasti lebih rendah dari SKPM (sigaret kretek putih mesin) dan SPM (sigaret kretek mesin)," tambah Heru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×