kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Siap-siap, tahun depan tarif cukai rokok naik 11%


Selasa, 03 November 2015 / 19:59 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Siap-siap, pemerintah memastikan akan memberlakukan tarif baru untuk cukai rokok pada tahun 2016 mendatang. Sebab, pemerintah memastikan akan menaikkan tarif cukai tembakau.

"Cukai akan dikeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dengan rata-rata kenaikan tarif 11% untuk kenaikan tarif cukai rokok," kata Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (3/11) sore.

Saat ini pemerintah masih menyiapkan PMK yang mengatur beleid tersebut. Sayangnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemkeu) Heru Pambudi masih enggan memperinci tarif cukai rokok masing-masing golongan tembakau pada tahun depan.

Meski demikian, ia memastikan tidak ada kenaikan tarif cukai sigaret kretek tangan (SKT) golongan III B sebagai upaya mendukung industri padat karya.

"SKT golongan III B 0% atau tidak mengalami kenaikan dari 2015. (Tarif cukai) SKT pasti lebih rendah dari SKPM (sigaret kretek putih mesin) dan SPM (sigaret kretek mesin)," tambah Heru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×