kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.687   -131,00   -0,74%
  • IDX 6.310   302,08   5,03%
  • KOMPAS100 841   47,38   5,97%
  • LQ45 630   32,88   5,50%
  • ISSI 216   9,69   4,70%
  • IDX30 356   17,25   5,09%
  • IDXHIDIV20 436   18,32   4,39%
  • IDX80 95   5,28   5,88%
  • IDXV30 117   3,85   3,41%
  • IDXQ30 114   4,97   4,55%

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Stabil, Isu Kekacauan Cuma Narasi Keliru!


Sabtu, 11 April 2026 / 12:06 WIB
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Stabil, Isu Kekacauan Cuma Narasi Keliru!
ILUSTRASI. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya (KONTAN/Lailatul Anisah)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memastikan stabilitas nasional tetap terjamin di tengah tekanan global. 

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya juga menegaskan bahwa isu yang menyebut Indonesia akan mengalami kekacauan dalam waktu dekat merupakan narasi yang keliru.

“Tidak ada itu chaos-chaos. Yang ada adalah semuanya terkendali,” ujar Seskab dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jumat (10/4/2026). 

Teddy juga meluruskan berbagai isu yang berkembang di masyarakat, termasuk narasi yang menyebut kondisi Indonesia akan mengalami kekacauan. Ia menegaskan bahwa kondisi nasional tetap stabil dan terkendali.

Baca Juga: Seskab Teddy: Indonesia Hadapi Inflasi Pengamat!

Ia menjelaskan bahwa di tengah tekanan global, termasuk konflik di Timur Tengah, pemerintah tetap mampu menjaga stabilitas harga, termasuk dengan tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. 

Daya beli masyarakat terjaga, dan yang paling penting, yang paling nyata, pemerintahan Pak Prabowo sudah dua kali melaksanakan Lebaran,” tambahnya.

Teddy juga menyoroti fenomena yang disebutnya sebagai ‘inflasi pengamat’, yaitu maraknya opini dari sejumlah pihak yang dinilai tidak berbasis data akurat dan berpotensi menimbulkan kecemasan publik. Ia menegaskan pentingnya penyampaian informasi yang bertanggung jawab.

“Boleh kita berbeda pandangan, boleh berbeda pendapat, silakan beri kritik, tapi jangan sampai kita memberi statement yang mengarah pada kecemasan, membuat orang cemas terhadap negeri ini,” ujarnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×