kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.971   60,00   0,33%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Sejumlah ekonom memperkirakan akan terjadi inflasi pada Agustus 2020


Minggu, 30 Agustus 2020 / 17:37 WIB
ILUSTRASI. JAKARTA,24/08-KETERSEDIAAN DAN KEAMANAN PANGAN. Pedagang menunggu calon pembeli bahan makanan di Pasar Jaya Grogol, Jakarta, Senin (24/08). Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan, fokus masyarakat saat ada pandemi corona atau Covid-19 ini mengarah


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Perkembangan inflasi yang rendah tersebut disebabkan oleh konsumsi rumah tangga yang masih belum menunjukkan performa meningkat, sehingga inflasi inti pun masih lemah.

"Konsumsi rumah tangga masih stagnan. Inflasi inti masih lemah. Harga makanan juga stabil," ujar David kepada Kontan.co.id.

Sementara itu, biasanya puncak inflasi Indonesia terjadi pada bulan di mana ada perayaan Idul Fitri. Namun, karena Covid-19 ini, inflasi pada bulan Ramadan malah rendah.

Baca Juga: Ekonom IKS memprediksi akan terjadi deflasi 0,01% mom pada Agustus 2020

Untuk itu, di tahun 2020 ini David memprediksi kalau puncak inflasi akan terjadi pada Desember didorong oleh momen Natal dan Tahun Baru.

Dan di sepanjang tahun ini, David masih memperkirakan kalau inflasi tahunan masih akan bergerak di dalam target kisaran sasaran Bank Indonesia yang sebesar 2% - 4%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×