kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Sei Mangkei targetkan ada investasi masuk Rp 9,6 T


Selasa, 18 Februari 2014 / 17:55 WIB
ILUSTRASI. Wall Street tak berdaya


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Sei Mangkei menjadi satu dari dua wilayah yang ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) selain Tanjung Lesung. kWASAN YANG terletak di Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara ini menargetkan mampu menarik investasi hingga Rp 9,6 triliun pada tahun 2015.

Sekretaris Dewan Nasional KEK Eno Suharto mengatakan saat ini sudah banyak investor yang tertarik untuk masuk ke Sei Mangkei. Salah satunya  yakni Unilever. Perusahaan konsumer goods tersebut berencana untuk mengeluarkan investasi sebesar Rp 1,8 triliun dan akan terus bertambah menjadi Rp 2,7 triliun dalam beberapa tahun kedepan.

Selain itu, ada juga PT Cipta Buana Utama Mandiri (CBUM) yang merupakan perusahana yang bergerak di industri pupuk yang juga ingin berinvestasi sebesar Rp 400 miliar. "Investor lain juga mulai berminat masuk," ujar Eno, Selasa (18/2).

Selain Sei Mangkei, menurut Eno, Tanjung Lesung juga menjadi pilihan investor berinvestasi. Saat ini ada investor dari China yang ingin masuk.

Namun investor dari negeri tirai bambu tersebut masih wait and see karena menunggu ketersediaan infrastruktur seperti jalan tol di daerah yang terletak di ujung barat Pulau Jawa ini. Ini menjadi tugas pemerintah untuk membangun infrastruktur dasar di wilayah KEK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×