kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

SBY sesalkan perusakan di ruang sidang MK


Kamis, 14 November 2013 / 20:00 WIB
ILUSTRASI. Serial Boo Bitch, merupakan salah satu serial yang dibintangi Lana Condor dan telah dijadwalkan tayang di Netflix minggu ini.


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah mendengar informasi mengenai perusakan ruang sidang utama Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis (14/11/2013) sekitar pukul 12.10 WIB.

Presiden menilai, hal itu merupakan tindakan tidak pantas dan tidak perlu terjadi di lembaga penegak hukum. Akibat aksi massa di Gedung MK, dilaporkan tiga layar monitor di ruang lobi pecah, 8 microphone dan meja di ruang sidang rusak, satu kaca pengumuman di sisi lobi atas pecah, dan satu kursi pengunjung rusak

"Tentu, presiden berharap dalam iklim demokrasi, kita semua bisa mengikuti suatu proses hukum yang berjalan secara transparan dan akuntabel," ungkap juru bicara Presiden Julian A Pasha, di kompleks kantor presiden, Jakarta, Kamis (14/11/2013).

Presiden menegaskan, yang penting diingat, ketika suatu keputusan hukum telah dikeluarkan maka harus ditaati oleh siapa pun termasuk Presiden.

"Jadi tidak ada alasan untuk melakukan suatu hal, apalagi sifatnya merusak atau mungkin tindakan yang tidak bisa dibenarkan secara hukum. Itu yang menjadi atensi atau perhatian dari presiden. Karena itu, peristiwa ini sangat disesalkan oleh Presiden. Karena hal ini merupakan sesuatu hal yang tidak perlu terjadi bilamana semua pihak menyadari dan mengerti hukum yang sepantasnya dilakukan atau tidak," kata Julian. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×