kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

SBY ingin jadi guru usai jabatan presiden berakhir


Rabu, 04 Desember 2013 / 21:27 WIB
ILUSTRASI. Komunitas korban asuransi melakukan aksi damai di depan gedung DPR-MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (24/3). (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Partai Demokrat menilai, pendapat Anas Urbaningrum soal usulan agar Susilo Bambang Yudhoyono mencapres, merupakan urusan pribadi. Anas mengusulkan agar SBY maju sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2014.

"Saya menanggapi pendapat Anas itu saya kira itu urusan pribadi Anas, karena beliau sudah di luar Partai Demokrat," kata Ketua DPP Demokrat, Sutan Bathoegana di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/12/2013).

Sutan berpendapat, mustahil SBY mencalonkan dirinya sebagai calon wakil presiden. "Saya rasa tidak mungkin, kayak orang kemaruk kekuasaan saja," tuturnya.

Ketua Komisi VII itu mengatakan, Demokrat telah menggelar konvensi untuk mencari pengganti SBY pada Pemilu 2014.

"Pak SBY itu sudah selesai, mau jadi guru, enggak mau jadi yang macam-macam," katanya.

Sebelumnya, Mantan Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyarankan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jadi calon wakil presiden pada Pilpres tahun 2014 mendatang. Hal tersebut demi meningkatkan elektabilitas partai berlambang mercy tersebut.

"SBY turunkan diri jadi cawapres," ujar Anas saat berbincang di kantor redaksi Tribunnews, Selasa(3/12/2013).

Anas mengatakan sikap rela berkorban harus ditunjukkan SBY seperti saat dia menggeser posisinya sebagai ketua umum. Padahal, saat itu SBY sudah menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat. (Ferdinand Waskita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×