kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Sandiaga Uno: Malaysia Minat Berinvestasi di Sektor Pariwisata dan Ekraf di Indonesia


Selasa, 01 Agustus 2023 / 10:10 WIB
Sandiaga Uno: Malaysia Minat Berinvestasi di Sektor Pariwisata dan Ekraf di Indonesia
ILUSTRASI. Menparekraf Sandiaga Uno memaparkan perkembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Indonesia.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan Malaysia tertarik untuk investasi ke sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (Ekraf) di Indonesia.

Sandiga menyebutkan, rencananya investasi ini akan dilakukan di daerah tersebar, utamanya yang memilki potensi khusus seperti di beberapa kawasan ekonomi khusus, kemudian di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP- mulai dari Labuan Bajo, Bali, Lombok dll.

Baca Juga: Sandiaga Uno Jabarkan Rencana Investasi di 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas

"Sudah ada beberapa kesepakatan untuk melihat Labuan Baji, Bali dan juga potensi pariwisata lainya. Semoga bisa segera kita kick off," kata Sandiaga dalam keteranganya di sosial media pribadinya @sandiuno, Senin (31/7).

Lebih lanjut Sandiaga menyebutkan, para investor Malaysia tertarik menanamkan modalnya di berbagai bidang seperti hotel, restoran, dan produk ekonomi kreatif.

Namun demikian pihaknya tidak menyebutkan berapa nilai pasti yang akan di Investasikan untuk pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

"Saya optimistis, hasil investasi ini akan dinikmati juga oleh masyarakat, sehingga memajukan ekonomi dan membuka 4,4 juta lapangan kerja," pungkas Sandiaga. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×