kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   -30.000   -1,10%
  • USD/IDR 17.869   80,00   0,45%
  • IDX 6.172   -48,40   -0,78%
  • KOMPAS100 818   -6,94   -0,84%
  • LQ45 617   -8,31   -1,33%
  • ISSI 211   -1,14   -0,54%
  • IDX30 349   -5,96   -1,68%
  • IDXHIDIV20 427   -9,63   -2,21%
  • IDX80 93   -0,82   -0,87%
  • IDXV30 114   -1,07   -0,93%
  • IDXQ30 111   -2,80   -2,45%

Ruhut: Indah mana DKI zaman Jokowi atau Foke?


Senin, 16 September 2013 / 15:43 WIB
ILUSTRASI. 6 Tips untuk Meningkatkan Kesempatan Anjing Peliharaan Hidup Lebih Lama


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, mengaku tak habis pikir mengapa wacana pencalonan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjadi Presiden terus berkembang.

Pasalnya, selain kekuatan pemberitaan di media massa, Jokowi dinilai memiliki kinerja yang biasa saja. Bahkan, Ruhut mengklaim bahwa kinerja Gubernur DKI Jakarta sebelumnya Fauzi Bowo atau Foke masih jauh lebih baik dibandingkan Jokowi.

“Indah mana Jakarta zaman Jokowi dan Foke? Berapa sih program Jokowi yang lebih bagus dari Foke? Sekarang ini dia belum ada apa-apanya, macet dan banjir masih aja. Macet malah lebih macet zamannya Jokowi sekarang. Saya bilang justru lebih bagus program Foke,” ujar Ruhut di Kompleks Parlemen, Senin

Ia mencontohkan Jokowi hanya berhasil menertibkan pedagang kaki lima di Tanah Abang. Tetapi, saat para pedagang itu direlokasi ke Pasar Tanah Abang Blok G ternyata justru sepi pengunjung. “Belum lagi di televisi kita lihat banyak yang nangis rumahnya digusur. Padahal, saat janji kampanye itu tidak mau gusur rumah warga,” ucap Ruhut.

Dari segi politik, kata Ruhut, Jokowi juga tidak bisa dibilang sosok yang menjanjikan. Ia menyebutkan keterlibatan Jokowi di sejumlah pemilihan kepala daerah (pilkada) tidak terlalu berpengaruh karena banyak pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan justru kalah.

“Jadi, Jokowi ini hanya ramai karena dia media darling saja. Tapi aku tidak apa-apa, malah bagus kalau dia terus diwacanakan capres, nanti kan ada calon dari konvensi yang bisa menyaingi,” imbuh Ruhut.

Ruhut yakin dalam masa waktu yang ada, para peserta konvensi capres Partai Demokrat bisa menyalip elektabilitas Jokowi. Ruhut juga sudah menyatakan diri sebagai tim sukses dari Pramono Edhie Wibowo. Siapa pun yang keluar sebagai pemenang konvensi, Ruhut memastikan akan memberikan warna baru dalam bursa capres nantinya. (Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×