kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.754.000   -31.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.853   30,00   0,17%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Rizal Mallarangeng besuk Andi untuk bawakan novel


Jumat, 18 Oktober 2013 / 11:27 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi tips membeli mobil baru untuk milenial. KONTAN/Baihaki/26/01/2022


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Andi Rizal Mallarangeng hari ini kembali menyambangi Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Adik kandung mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Alfian Mallarangeng datang dengan tujuan untuk membesuk sang kakak yang pada Kamis (17/10) kemarin resmi ditahan KPK.

"Mau jenguk," katanya singkat kepada wartawan di Kantor KPK, Jakarta, Jumat (18/10).

Rizal datang ke Kantor KPK pada pukul 10.20 WIB dengan mengenakan kemeja batik lengan pendek berwarna biru. Dia pun datang untuk mengantarkan buku novel permintaan Andi Mallarangeng.

Sebelumnya, Andi memang Rizal untuk membawakan buku untuk dibacanya di Rumah Tahanan (Rutan) KPK. Andi yang merupakan seorang doktor ilmu politik lulusan Illinois University itu meminta Rizal membawakan buku novel fiksi karangan Dan Brown.

Andi Alfian Mallarangeng resmi ditahan KPK setelah hampir setahun ditetapkan sebapai tersangka. Andi ditetapkan sebagai tersangka pada 6 Desember 2012 lalu karena diduga menyalahgunakan wewenang dalam kaitannya dengan proyek Hambalang.

Andi disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Berdasarkan perhitungan kerugian negara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), negara dirugikan mencapai lebih dari Rp 400 miliar atas pembangunan proyek senilai Rp 1,2 triliun tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×