kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Ditahan, Andi Mallarangeng minta dibawakan novel


Kamis, 17 Oktober 2013 / 19:15 WIB
ILUSTRASI. Kurs Dollar-Rupiah di BCA Hari Ini Senin 13 Juni 2022, Intip Sebelum Tukar Valas./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/01/07/2019


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Meskipun telah resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per hari ini, Kamis (17/10), mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Alifian Mallarangeng tidak ingin kesempatan untuk menyalurkan hobi membacanya hilang.

Andi meminta adik kandungnya, Andi Rizal Mallarangeng untuk membawakan buku untuk dibacanya di Rumah Tahanan (Rutan) KPK. Andi yang merupakan seorang doktor ilmu politik lulusan Illinois University itu meminta Rizal membawakan buku novel fiksi karangan Dan Brown.

"Ini tadi dia pesan minta bukunya Dan Brown, Inferno," kata Rizal di Kedung KPK, Jakarta, Kamis (17/10).

Hari ini Rizal mendatangi Kantor KPK dengan tujuan untuk membesuk Andi. Namun, niat Rizal tersebut harus terhalang lantaran adanya peraturan KPK tidak memperbolehkan tersangka langsung dijenguk seusai ditahan. Meski demikian, Rizal bilang dirinya akan kembali datang ke Rutan KPK untuk menjenguk kakaknya pada Senin mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×