kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   -50.000   -1,70%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Realisasi Investasi di 25 KEK Tembus Rp 82,5 Triliun di Tahun 2025


Minggu, 01 Februari 2026 / 15:42 WIB
Realisasi Investasi di 25 KEK Tembus Rp 82,5 Triliun di Tahun 2025
ILUSTRASI. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mampu menyedot investasi besar di 2025 dengan realisasi investasi di 25 KEK tercatat mencapai Rp 82,5 triliun. (Dok/Pertamina)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mampu menyedot investasi besar di sepanjang tahun 2025. Hingga tutup tahun, realisasi investasi di 25 KEK tercatat mencapai Rp 82,5 triliun, atau setara dengan 98% dari target yang ditetapkan pemerintah.

Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang mengatakan, kinerja kawasan ini sangat solid dan konsisten. Bahkan, pada periode tiga bulan terakhir alias Triwulan IV-2025 saja, investasi yang masuk melesat sebesar Rp 21 triliun.

“Sepanjang 2025, berdasarkan data sementara, realisasi investasi mencapai Rp 82,5 triliun. Hal ini menunjukkan kinerja KEK yang solid dan konsisten,” ujarnya melalui keterangan resmi, Minggu (1/2/2026).

Baca Juga: Ekonom Menilai Rotasi Pegawai Pajak Belum Menyentuh Akar Masalah

Secara kumulatif, Rizal mengatakan, total investasi yang mengalir ke seluruh KEK hingga akhir 2025 telah menyentuh angka Rp 335 triliun. Selain itu, dia mengklaim, kawasan ini juga menyerap tenaga kerja yang jumlahnya telah mencapai 248.459 orang di seluruh Indonesia.

Rizal menerangkan, kontribusi KEK terhadap kantong negara juga tercermin dari angka ekspor yang tumbuh signifikan. Realisasi ekspor dari KEK pada 2025 mencapai Rp 43,95 triliun, atau melonjak Rp 21,93 triliun dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

"Capaian ini mencerminkan peran KEK sebagai salah satu instrumen strategis dalam mendorong investasi, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan perekonomian nasional yang inklusif," terangnya.

Lebih lanjut, Rizal menuturkan, lonjakan ekspor ini ditopang oleh sektor-sektor yang memiliki nilai tambah tinggi berkat penguatan hilirisasi industri. Beberapa produk andalannya antara lain Smelter Grade Alumina dari KEK Galang Batang, Oleochemical dari KEK Sei Mangkei, Anoda dari KEK Kendal, serta olahan tembaga dari KEK Gresik.

Baca Juga: Belanja Negara Tertahan, Bansos, THR, dan Ramadan Jadi Mesin Ekonomi Kuartal I 2026

Selanjutnya: Sun Life Tengah Lakukan Finalisasi Pembentukan Dewan Penasihat Medis

Menarik Dibaca: Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Minggu (1/2/2026) Kompak Turun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×