kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Realisasi Impor Beras Bulog Tahap I Capai 132.000 Ton, Ada 290.000 Ton akan Menyusul


Sabtu, 13 Mei 2023 / 07:20 WIB


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perum Bulog melaporkan realisasi impor beras tahap pertama mencapai 132.000 ton yang sudah ada di gudang.

"Sementara yang dalam perjalanan 290.000 ton," kata  Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Kelembagaan Bulog, Tomy Wijaya pada Kontan.co.id, Jumat (12/5).

Beras tersebut diimpor dari empat negara yaitu Thailand, Vietnam, Pakistan dan India.

Beras impor ini nantinya akan digunakan sebagai tambahan cadagan beras pemerintah (CBP).

Baca Juga: Beras Impor 500.000 Ton Masuk, Cek Dampaknya pada Harga Beras di Tingkat Petani

Sementara itu, kata Tomi, untuk realisasi serapan Bulog dari panen raya tahun ini baru mencapai 400.000 ton. Jumlah ini masih jauh lebih rendah dari target yang ditugaskan pada Bulog untuk menyerap sebanyak 2,4 juta ton beras hasil produksi dalam negeri.

"Update serapan beras Bulog (dari panen raya), per kemarin sebanyak 400.000 ton," terang Tomy.

Asal tahu saja, Bulog memang menerima penugasan dari Badan Pangan Nasional  untuk mengimpor 2 juta ton beras sepanjang tahun ini. Namun, realisasi impor beras harus didasarkan pada pasokan beras dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×