kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Rapat koordinasi redenominasi belum terjadi antara BI dan Pemerintah


Rabu, 26 Januari 2011 / 17:53 WIB


Reporter: Yudho Winarto, |

PONTIANAK. Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution menampik kabar bahwa langkah penyederhanaan nilai mata uang (redenominasi) rupiah ditolak oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Hal itu disampaikan Darmin di sela-sela pelantikan pimpinan BI Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (26/1).

Fakta saat ini, niat BI melakukan redenominasi rupiah belum ada pembahasan secara khusus. Pasalnya Wakil Presiden Boediono selaku Tim Koordinasi Redenominasi sampai saat ini belum menggelar rapat koordinasi terkait usulan BI ini. "Tapi sejauh ini rapat koordinasi belum terjadi dan tidak pernah dikatakan ditolak," paparnya.

Sebelumnya, pada akhir Desember 2010 BI menyampaikan isu-isu besar yang penanganannya harus melibatkan pemerintah. Salah satunya terkait usulan redenominasi rupiah. Sejak saat itu, Boediono meminta izin memimpin tim koordinasi membahas usulan BI tersebut.

Secara psikologis menurut BI redenominasi dapat meningkatkan posisi tawar nilai tukar rupiah terhadap mata uang lain. Sesuai rencana, BI akan melakukan tahap sosialisasi pada 2011-2012 dan dilanjutkan dengan masa transisi selama dua tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×