kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Purbaya Yakin Ekonomi RI Menguat pada Semester II, Targetkan Pertumbuhan Mendekati 6%


Rabu, 05 Agustus 2026 / 17:45 WIB
Purbaya Yakin Ekonomi RI Menguat pada Semester II, Targetkan Pertumbuhan Mendekati 6%
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 masih dalam kondisi yang relatif baik (KONTAN/Nurtiandriyani S)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 masih berada dalam kondisi yang relatif baik di tengah berbagai tekanan global dan domestik.

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 sebesar 5,29% secara tahunan (year on year/yoy). Capaian tersebut lebih rendah dibandingkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026 yang mencapai 5,61% yoy.

Menurut Purbaya, perlambatan tersebut dipengaruhi oleh berbagai tantangan yang membayangi perekonomian sepanjang kuartal II-2026, mulai dari lonjakan harga minyak dunia hingga tekanan terhadap kinerja ekspor.

"Kita bisa tumbuh 5,29% itu sudah cukup baik dengan keadaan yang seperti itu," ujar Purbaya dalam Media Briefing di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Baca Juga: Purbaya Bakal Tambah Lagi Suntikan SAL Rp 70 Triliun ke Himbara

Meski demikian, pemerintah tetap optimistis kinerja ekonomi akan membaik pada paruh kedua tahun ini. Purbaya meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III dan kuartal IV-2026 dapat dipacu ke level yang lebih tinggi, bahkan mendekati 6%.

"Tapi ke depan saya yakin di kuartal III dan IV, kita akan dorong ke arah yang lebih cepat di high round menuju 6% dengan memaksimalkan semua engine-engine growth yang ada di perekonomian," katanya.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah akan mengoptimalkan berbagai sumber pertumbuhan ekonomi, salah satunya melalui peningkatan likuiditas di dalam negeri. Langkah ini diharapkan dapat menurunkan biaya dana (cost of fund) di sektor perbankan sehingga suku bunga kredit menjadi lebih rendah dan mampu mendorong aktivitas investasi maupun konsumsi.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Ambil Alih Saham BUMN di Proyek Kereta Cepat

Selain itu, pemerintah juga akan mendorong lembaga pembiayaan di bawah Kementerian Keuangan agar dapat menurunkan tingkat bunga pembiayaan, sehingga transmisi penurunan biaya dana ke sektor riil dapat berlangsung lebih efektif.

"Termasuk menambah uang di perekonomian, menekan bunga yang diminta oleh SMV-SMV di bawah (Kementerian) Keuangan untuk turun ke level yang rendah sehingga perbankan bisa menaruh atau memberikan pinjaman dengan bunga yang lebih rendah," pungkas Purbaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×