kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.865   7,00   0,04%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Purbaya Terima Telepon Menkeu Australia, Bahas Kangaroo Bond Hingga Kerjasama Ekonomi


Jumat, 03 Oktober 2025 / 18:20 WIB
Purbaya Terima Telepon Menkeu Australia, Bahas Kangaroo Bond Hingga Kerjasama Ekonomi
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Australia Jim Chalmers melakukan panggilan telepon dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, pada Rabu (1/10/2025) lalu.?


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Keuangan Australia Jim Chalmers mengungkapkan optimismenya terhadap hubungan ekonomi dengan Indonesia usai melakukan panggilan telepon perdananya dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, pada Rabu (1/10/2025) lalu.

Dalam pernyataannya, Chalmers menegaskan bahwa Australia dan Indonesia memiliki persahabatan serta kemitraan strategis yang erat, yang menjadi semakin penting di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

"Rabu lalu, saya melakukan panggilan telepon pertama saya dengan Menkeu baru Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, membangun hubungan yang kuat dan langgeng antara kedua negara kita," ujar Chalmers dalam keterangannya, Jumat (3/10/2025).

Kedua menteri juga bertukar pandangan mengenai prospek ekonomi global, strategi menghadapi ketidakpastian, serta prioritas ekonomi masing-masing negara, termasuk upaya mencapai pertumbuhan berkelanjutan dan penciptaan lapangan kerja.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Tanggapi Bantahan Bahlil Soal Harga Subsidi LPG

Chalmers turut menyoroti keberhasilan Indonesia dalam menerbitkan Kangaroo Bond berdenominasi dolar Australia baru-baru ini.

"Indonesia memainkan peran kunci bagi Australia melalui Southeast Asia Economic Strategy, dan tidak ada negara yang lebih penting bagi Australia," katanya.

Ia menambahkan, percakapan dengan Purbaya menjadi kesempatan besar untuk mempererat hubungan personal maupun profesional, serta membuka jalan bagi pertemuan rutin yang akan membahas peluang ekonomi bersama di masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×