kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Purbaya Perkirakan Anggaran Program Gentengnisasi Tak Sampai Rp 1 Triliun


Selasa, 03 Februari 2026 / 16:09 WIB
Purbaya Perkirakan Anggaran Program Gentengnisasi Tak Sampai Rp 1 Triliun
ILUSTRASI. Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat jumpa pers APBNKita (KONTAN/Cheppy A. Muchlis) Menkeu Purbaya sebut anggaran belanja untuk program gentengnisasi akan dialokasikan dari dana APBN 2026 dengan nilai mendekati Rp 1 triliun.


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa anggaran belanja untuk program gentengnisasi akan dialokasikan dari dana APBN 2026 dengan nilai mendekati Rp 1 triliun.

Purbaya mengatakan bahwa kebutuhan anggaran program tersebut tidak akan menembus Rp 1 triliun dan sebagian dapat diambil dari dana cadangan pemerintah.

“Gentengnisasi nggak sampai Rp 1 triliun (anggarannya). Kita juga ambil dari dana cadangan,” ujar Purbaya kepada awak media usai agenda Indonesia Economic Summit (IES) di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Dana cadangan yang dimaksud kemungkinan berasal dari Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN). Meski demikian, Purbaya tidak menutup kemungkinan adanya realokasi anggaran dari program lain, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) maupun dari kementerian dan lembaga (K/L) terkait.

Baca Juga: Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Pemerintah Buka Posko Layanan Alih Kelola Blok 15 GBK

“Ada kemungkinan dari situ (MBG), ada kemungkinan dari tempat lain. Tapi cukuplah, nggak banyak-banyak banget kalau nggak salah anggarannya,” ujarnya.

Purbaya menjelaskan, program gentengnisasi bertujuan mengganti atap rumah berbahan seng dengan genteng berbahan batuan, yang dinilai lebih aman dan ramah lingkungan dibandingkan seng bekas minyak atau material sejenis.

Ia menekankan, estimasi anggaran yang beredar saat ini masih bersifat perhitungan kasar, lantaran didasarkan pada asumsi seluruh rumah beratap seng akan diganti.

“Kalau dihitung kasar, semua rumah pakai seng langsung diganti semua. Padahal yang diganti kan paling hanya berapa puluh persen rumah yang pakai seng,” jelasnya.

Dengan perhitungan yang lebih realistis, Purbaya menilai kebutuhan anggaran program gentengnisasi seharusnya lebih kecil dari angka hitungan kasar dan masih dapat dikendalikan.

“Ini masih hitungan kasar sekali. Harusnya angkanya bisa lebih kecil (dibawah Rp 1 triliun) dan bisa dikendalikan (anggarannya),” pungkasnya.

Baca Juga: Purbaya Bakal Rotasi 70 Pejabat Pajak pada Kamis (5/2)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×