kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.122.000   -13.000   -0,41%
  • USD/IDR 16.902   8,00   0,05%
  • IDX 7.940   -77,07   -0,96%
  • KOMPAS100 1.111   -13,95   -1,24%
  • LQ45 806   -6,90   -0,85%
  • ISSI 283   -3,09   -1,08%
  • IDX30 427   -2,07   -0,48%
  • IDXHIDIV20 519   1,40   0,27%
  • IDX80 125   -1,34   -1,06%
  • IDXV30 141   0,27   0,19%
  • IDXQ30 137   -0,41   -0,30%

Proyek strategis nasional masih terkendala


Senin, 30 Oktober 2017 / 13:25 WIB
Proyek strategis nasional masih terkendala


Reporter: Agus Triyono | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaksanaan proyek strategis nasional masih menghadapi banyak ganjalan. Dalam Rapat Koordinasi Komite Percepatan Pembangunan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), Senin (30/10), ganjalan yang mengemuka salah satunya dialami oleh Tol Balikpapan - Samarinda.

Anita Firmanti, Sekjen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengatakan, pembangunan tol bernilai investasi Rp 9,97 triliun tersebut terkendala dari izin pemanfaatan lahan hutan yang sampai saat ini belum keluar.

"Lahannya sekitar 180 hektare (ha)," katanya, Senin (30/10).

Anita mengatakan, masalah lahan tersebut akan diselesaikan dalam satu atau dua minggu ini. Selain terjadi pada Tol Balikpapan- Samarinda, permasalahan ini juga terjadi pada proyek MRT.

Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan mengatakan, masalah berkaitan dengan keinginan perubahan komposisi saham Pemda DKI Jakarta dan pemerintah pusat. "Tapi tadi kami sampaikan, komposisi saham tetap 51%: 49%. Komposisi juga sudah disetujui DPRD DKI Jakarta," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×