kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Program MP3EI terhambat pembebasan lahan


Minggu, 29 Mei 2011 / 11:06 WIB
ILUSTRASI. Cuma Rp 2 juta lebih sedikit, ini daftar harga sepeda gunung United Agustus 2020


Reporter: Petrus Dabu | Editor: Edy Can


JAKARTA. Masalah pembebasan lahan lagi-lagi menjadi hambatan bagi program pemerintah. Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengakui, masalah pembebasan lahan bakal menjadi masalah bagi program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) terutama untuk bidang infrastruktur.

"Ya kesulitan kami masih soal pembebasan lahan. Karena itu, pemerintah daerah dan pihak terkait terus kami dorong," kata Djoko, Jumat akhir pekan lalu.

Djoko mencontohkan ruas tol Medan-Kualanamu. "Itu sudah tiga tahun diwacanakan. Masih sulit, bukan soal anggaran, tetapi lahan," katanya.

Sebelumnya, Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah I Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Asep Sudrajat mengatakan, total kebutuhan lahan tol Medan-Kualanamu sebesar 197,94 hektare, sementara yang sudah dibebaskan baru 8% atau seluas 15,83 ha atau 8%. Asep mengatakan, pembebasan tanah masih berada tahap negosiasi harga.

Karena itu Djoko berharap RUU Pembebasan Lahan segera diselesaikan. "Kami berharap sesuai target yakni pertengahan tahun ini agar realisasi MP3EI tidak terkendala lahan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×