kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Presiden segera ambil alih kisruh KPK vs Polri


Minggu, 07 Oktober 2012 / 17:02 WIB
ILUSTRASI. IHSG menguat di awal perdagangan hari ini (6/8)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan segera mengambil alih perseteruan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Polri. Rencananya, sikap Presiden ini akan disampaikan pada Senin (8/10).

"Berhubung perkembangan situasi sudah tidak baik, dengan banyak yang manipulasi, maka Presiden akan segera mengambil alih dan menyampaikan penjelasan kepada rakyat. Penjelasan pada Senin malam atau Selasa siang," kata Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Minggu (7/10).

Presiden akan mengambil alih kasus ini dengan catatan pertemuan antara KPK dengan Polri telah dilaksanakan. Sejatinya, pertemuan tersebut akan berlangsung pada hari ini, tetapi batal terlaksana. "Pertemuan Kapolri Timur Pradopo dan pimpinan KPK tidak bisa dilaksanakan, karena para pimpinan KPK sedangan berada di luar kota," ujarnya.

Sudi menegaskan, kedua belah pihak berjanji akan menjalankan pertemuan pada Senin (8/10).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×