kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Presiden Jokowi: Sudah saatnya kita ekspor produk jadi atau setengah jadi


Selasa, 27 November 2018 / 13:44 WIB
ILUSTRASI. Jokowi Membuka Kompas 100 CEO Forum


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya untuk mulai mengeskpor produksi setengah jadi untuk memperbaiki defisit neraca dagang dan neraca transaksi berjalan yang masih segitu.

"Kita masih mencari kunci untuk mengurangi defisit baik terhadap neraca perdagangan maupun neraca transaksi berjalan karena kita masih kedodoran di sini," kata Jokowi dalam acara Kompas 100 CEO Forum di JCC Senayan, Selasa (27/11).

Untuk itu, dirinya sudah sampaikan kepada para menterinya agar hilirisasi industrialisasi digenjot dan digalakkan, terutama adalah hasil tambang. "Nggak bisa lagi kita kirim mentah, harus mulai dibelokkan, kalau nggak bisa barang jadi tapi setengah jadi tapi sudah masuk ke industrialisasi," tambah Jokowi.

Misalnya, di sektor batubara. Menurut Jokowi, saat ini sudah tidak bisa jual jutaan ton batubara mentah ke luar negeri. Sebab, saat ini ada teknologi baru untuk batubara kelas rendah dan menengah menjadi gas atau minyak.

"Kenapa kita masih mau ekspor dalam bentuk bahan mentah seperti sekarang ini? Ini harus dihentikan dan mulai berani beralih ke setengah jadi atau barang jadi," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×