kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.983   91,00   0,51%
  • IDX 6.141   39,98   0,66%
  • KOMPAS100 799   3,79   0,48%
  • LQ45 603   4,50   0,75%
  • ISSI 213   0,84   0,40%
  • IDX30 341   3,17   0,94%
  • IDXHIDIV20 417   4,83   1,17%
  • IDX80 91   0,47   0,52%
  • IDXV30 112   1,03   0,93%
  • IDXQ30 109   1,24   1,15%

Presiden: Fokus tahun ini, pemerataan ekonomi


Rabu, 16 Agustus 2017 / 09:55 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo mengatakan, walaupun Indonesia sudah merdeka selama 72 tahun, tapi belum semua rakyat bisa merasakan indahnya arti kemerdekaan. Pemerintah menyadari, selama 72 tahun Indonesia merdeka, manfaat pembangunan belum bisa dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat di Indonesia

Pemerintah juga menyadari, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia belum sepenuhnya bisa diwujudkan pemerintah. Atas dasar itulah Jokowi ,mengatakan, di tahun ke tiga, pemerintahannya akan fokus dalam melakukan pemerataan ekonomi.

"Kami ingin , rakyat Indonesia yang berada di pinggiran, di kawasan perbatasan , pulau terdepan, daerah terisolir merasakan hadirnya negara, merasakan buah pembangunan dan menjadi bangga menjadi warga negara Indonesia," katanya dalam Sidang Tahunan MPR RI 2017, Rabu (16/8).

Agar pemerataan ekonomi bisa tercipta, lanjutnya, pemerintah akan meningkatkan pelayanan kesehatan, sanitasi, air bersih dan pelayanan transportasi di seluruh wilayah, terutama di daerah pelosok.

Selain itu, pemerintahannya juuga akan menggecarkan pelaskanaan Program Indonesia Pintar, Program Indonesia Sehat, Program Keluarga Harapan, serta Program Pemberian Makanan Tambahan untuk balita dan ibu hamil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×