kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Pramono: Hotel bintang lima terfavorit itu bernama Rutan Brimob


Selasa, 16 November 2010 / 13:25 WIB
ILUSTRASI. Dian Ayu Lestari


Reporter: Lamgiat Siringoringo

JAKARTA. Rumah tahanan (rutan) Brimob Kelapa Dua, Depok merupakan surga bagi para polisi dan tahanan di dalamnya. Kasus keluarnya terdakwa kasus mafia pajak Gayus Tambunan dari rutan tersebut membuktikan jika para tahanan bisa dengan mudahnya keluar dari tempat tersebut. Wakil Ketua DPR Pramono Anung menegaskan, tahanan seperti Gayus saja bisa melenggang ke Bali dengan begitu mudahnya, apalagi orang lain yang punya duit lebih banyak.

Pramono menuding rutan Brimob itu seringkali dipilih oleh para tahanan yang punya kasus seksi dan bernilai ekonomi tinggi. “Tahanan seperti memilih hotel bintang lima, Rutan brimob yang terfavorit” ujar Pramono, Selasa (16/11).

Kasus Gayus ini bisa dipakai oleh Kapolri anyar untuk mengubah aturan soal rutan tersebut. Pasalnya, efek kasus Gayus ini membuat masyarakat pesimis dengan reformasi yang dilakukan oleh Polri.

Gayus, mantan pegawai Ditjen Pajak, akhirnya mengakui juga jika dirinya memang keluar dari penjara dan pergi ke Bali. Kepergian Gayus ke Bali ini pertamakali terungkap oleh fotografer KOMPAS yang meliput pertandingan tenis di Bali. Polisi sendiri sudah mengambil tindakan terhadap petugas yang menjaga rutan Brimob.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×