kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.855   -35,00   -0,20%
  • IDX 6.337   35,43   0,56%
  • KOMPAS100 829   6,30   0,77%
  • LQ45 632   4,70   0,75%
  • ISSI 219   2,04   0,94%
  • IDX30 353   2,32   0,66%
  • IDXHIDIV20 429   1,61   0,38%
  • IDX80 95   0,70   0,74%
  • IDXV30 118   0,79   0,67%
  • IDXQ30 112   0,56   0,50%

Prabowo Sebut 100 Kampung Nelayan Sudah Dibangun, Target 1.386 hingga Akhir 2026


Jumat, 14 Agustus 2026 / 10:57 WIB
Prabowo Sebut 100 Kampung Nelayan Sudah Dibangun, Target 1.386 hingga Akhir 2026
ILUSTRASI. Pemerintah telah membangun 100 Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai daerah dan ditargetkan bertambah hingga 1.386 kampung pada akhir 2026. (Dok/TV Parlemen)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto mengatakan, pemerintah telah membangun 100 Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai daerah. Jumlah tersebut ditargetkan terus bertambah hingga mencapai 1.386 kampung pada akhir 2026.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

"Hari ini, 100 Kampung Nelayan telah kita bangun. Target kita, 1.386 Kampung Nelayan berdiri dan berfungsi pada Desember 2026," kata Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Targetkan Bangun 1.582 Kapal Ikan Modern di 2027

Prabowo menjelaskan, Kampung Nelayan Merah Putih dibangun dengan konsep terintegrasi untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Fasilitas yang disiapkan mencakup pelabuhan, tempat pelelangan ikan, ruang penyimpanan dingin atau cold storage, bengkel, hingga fasilitas pengolahan hasil laut.

Selain infrastruktur untuk mendukung kegiatan perikanan, kampung tersebut juga dilengkapi dengan perumahan dan fasilitas sosial bagi masyarakat.

Menurut Prabowo, pembangunan Kampung Nelayan menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya kelautan Indonesia.

"Laut Indonesia harus menjadi sumber kemakmuran nelayan Indonesia," katanya.

Prabowo menegaskan, laut Indonesia harus menjadi sumber kemakmuran bagi nelayan dalam negeri. Dia menyebut nilai sektor perikanan Indonesia mencapai sekitar US$ 34 miliar setiap tahun.

Namun, Prabowo bilang, potensi tersebut belum sepenuhnya dinikmati Indonesia. Dia menyebut baru sekitar 5% yang dapat dinikmati, sementara sisanya diambil kapal-kapal negara lain tanpa izin Indonesia.

"Bayangkan berapa nilai yang kita hilang tiap hari, tiap malam,"  kata Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Yakin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bisa Lampaui Target 5,4% Tahun Ini

Untuk memperkuat sektor perikanan, pemerintah juga menyiapkan pembangunan armada kapal ikan modern. 

Prabowo mengatakan Indonesia membutuhkan puluhan ribu kapal dan menargetkan pembangunan 1.582 kapal ikan modern pada 2027.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×