kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.028.000   16.000   0,53%
  • USD/IDR 16.814   -91,00   -0,54%
  • IDX 8.371   99,38   1,20%
  • KOMPAS100 1.180   15,74   1,35%
  • LQ45 846   10,56   1,26%
  • ISSI 299   3,70   1,25%
  • IDX30 443   6,69   1,53%
  • IDXHIDIV20 528   6,34   1,21%
  • IDX80 131   1,49   1,15%
  • IDXV30 144   1,22   0,85%
  • IDXQ30 142   1,85   1,32%

Prabowo Perintahkan Gubernur Bali Ajak Anak Sekolah Bersih-Bersih Sampah di Pantai


Senin, 02 Februari 2026 / 13:57 WIB
Prabowo Perintahkan Gubernur Bali Ajak Anak Sekolah Bersih-Bersih Sampah di Pantai
ILUSTRASI. Prabowo Subianto (KONTAN/KONTAN)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - BOGOR. Presiden Prabowo Subianto perintahkan kepada Gubernur Bali untuk melibatkan anak-anak sekolah dalam membersihkan masalah sampah di Bali. 

Pernyataan ini muncul menanggapi masalah sampah di kawasan pariwisata termasuk di Bali. 

"Ini maaf ya Gubernur dan Bupati Bali, ini rill loh kalau Bali pada Desember 2025 pantainya (sampah), gimana turis mau datang ke situ kalau lihat sampah," kata Prabowo dalam Membuka Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Bogor, Senin (2/2/2026). 

Baca Juga: Ekspor Batubara RI Turun 19,70% Jadi US$ 24,48 Miliar Sepanjang Tahun 2025

Kepala Negara kepada Gubernur mengatakan bahwa anak-anak sekolah semuanya di bawah kendali pemerintah daerah.  Menurut Prabowo, anak-anak ini bisa dilibatkan dalam menjaga kebersihan lingkungan di daerah tersebut. 

"Gubernur-Bupati anak SD, SMP, SMA itu di bawah kendali Anda, apa susahnya sih entar hari Sabtu atau Jumat ajak semua anak kumpul di pantai untuk bersih-bersih bersama," perintah Prabowo. 

Prabowo kemudian menegaskan jika Gubernur dan Bupati tidak bisa menerima perintah, maka dirinya meminta kepada TNI/Polri untuk turut terlibat langsung dalam penertiban sampah. 

Prabowo juga meminta kepada Danantara untuk mengerahkan pegawai BUMN untuk turut bersih-bersih sampai di sekitar kantor mereka bekerja. 

Tak hanya iitu Prabowo meminta kepada Kementerian/Lembaga (K/L) untuk ikut melakukan hal yang sama. 

"Minimal setengah jam di pagi hari sebelum kantor kalau perlu menterinya pimpin. K/L semuanya itu semuanya kantor," jelasnya. 

Baca Juga: Lebih dari 1,15 Juta Wajib Pajak Laporkan SPT Tahunan hingga 2 Februari 2026

  

Selanjutnya: Prabowo Akan Geber Gerakan 'Gentengisasi' di Desa, Buat Apa?

Menarik Dibaca: Belanja Hemat di Promo Tokopedia 2.2, Ada Gratis Ongkir & Diskon hingga Rp 1,2 Juta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×