kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Prabowo Dorong Listrifikasi, Perintahkan Bangun 100 Gigawatt Energi Surya


Rabu, 11 Maret 2026 / 21:19 WIB
Prabowo Dorong Listrifikasi, Perintahkan Bangun 100 Gigawatt Energi Surya
ILUSTRASI. Presiden Prabowo hadiri tasyakuran satu tahun Danantara (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya mempercepat program listrikifikasi nasional melalui pembangunan energi terbarukan berbasis tenaga surya. 

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato kunci dalam 1 tahun Danantara di Wisma Danantara, Rabu (11/3/2026). 

"Segera sekalian kita akan melaksanakan listrikifikasi energi terbarukan dari tenaga surya," kata Prabowo. 

Prabowo mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan perintah langsung kepada pemerintah teknis untuk membangun 100 gigawatt listrik dari tenaga surya. 

Baca Juga: Prabowo: Krisis Hadirkan Peluang, Kita Bisa Hadapi

menegaskan, pembangunan pembangkit listrik tenaga surya dalam skala besar ini merupakan langkah strategis untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu bergerak cepat dan efektif dalam transisi energi.

Menurut Prabowo, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan energi terbarukan sekaligus mengejar ketertinggalan dari negara-negara lain yang lebih dulu mengembangkan energi bersih. 

"Kita akan buktikan kepada dunia bahwa kita lebih cepat dan lebih efektif dalam hal ini,” ujarnya. 

Selain menyoroti agenda transisi energi, Prabowo juga menyampaikan optimisme terhadap kemampuan sumber daya manusia Indonesia dalam mengelola sektor ekonomi dan investasi nasional. 

Kepala Negara menilai banyak pihak luar negeri mulai melihat wajah baru Indonesia melalui generasi muda yang dinilai cerdas dan memahami bisnis serta ekonomi global. 

Di akhir pidatonya, Prabowo menegaskan pentingnya menjaga pengelolaan kekayaan negara dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa kekayaan bangsa harus dikelola dengan baik demi masa depan generasi mendatang.

“Masa depan kita kuat, masa depan kita cerah. Krisis kita hadapi dengan gagah. Krisis adalah peluang jika kita bersatu dan bekerja keras,” tutup Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Minta Danantara Setor Rp 800 Triliun per Tahun ke Negara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×