Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani mengklaim penerbitan obligasi internasional Danantara banyak mendapatkan respon positif dari para investor asing.
Rosan menyebut permintaan order obligasi ini mencapai US$ 4,6 miliar, atau lebih dari tiga kali total nilai penerbitan yang ditetapkan sebesar US$ 1,5 miliar.
"Dari rencana US$ 1 miliar yang kami ingin capai, book building yang masuk itu kurang lebih US$ 4,6 miliar. Sehingga melihat book building yang begitu tinggi, artinya kami meng-upsize atau meningkatkan dari US$ 1 miliar menjadi US$ 1,5 miliar," jelas Rosan dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Senin (15/6/2026).
Baca Juga: Waketum Komisi XI DPRI RI Desak DJP Buka Data Penghasilan Wajib Pajak, Ini Tujuannya!
Rosan menilai capaian ini membuktikan masih tingginya kepercayaan investor asing kepada Indonesia.
Rosan menyebut bahwa pihaknya menemui sebanyak 122 investor dari berbagai macam negara. Dan menurutnya para investor ini merupakan mereka yang juga bermain dalam pasar modal di tanah air.
"Kenapa ini respon positif karena kita menemui 122 investor dari berbagai negara," utas Rosan.
Rosan menyebut Danantara menawarkan dua macam obligasi internasional yakni obligasi 5 tahun senilai US$ 750 juta ditetapkan pada tingkat imbal hasil 5,35%. Kedua, obligasi 10 tahun senilai US$ 750 juta ditetapkan pada tingkat imbal hasil 5,95%.
Rosan menilai imbal hasil yang diberikan oleh Danantara cukup kompetitif ditengah situasi global yang tidak menentu.
Rosan juga mengklaim para calon investor akan memasukan modalnya ke Danantara mulai pekan ini.
"Ini membuktikan juga bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia masih tinggi. Karena tanggal 11 kemarin kita signing dan tanggal 18 dananya akan masuk ke rekening Danantara," tegasnya.
Baca Juga: Prabowo Dorong Jerman Percepat Finalisasi IEU-CEPA untuk Perkuat Hubungan Ekonomi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













