Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto meyakini bahwa Indonesia bisa keluar dari keadaan krisis imbas konlfik di Timur Tengah.
Prabowo mengatakan bahwa krisis juga bisa dijadikan sebagai peluang untuk mempercepat target-target yang ditetapkan oleh pemerintah.
Prabowo mengatakan bahwa pemerintah telah menargetkan untuk swasembada energi dalam empat tahun mendatang. Namun, adanya konflik di Timur Tengah menurutnya akan memaksa target tersebut harus dipercepat.
Baca Juga: Prabowo Sebut Akan Menempatkan Utusan Khusus di Masing-masing BUMN
"Ini memaksa kita untuk akselerasi, kita harus percepat. Kita punya banyak alternatif, kita yakin bisa atasi masalah ini," ungkap Prabowo dalam 1 Tahun Danantara di Wisma Danantara, Rabu (11/3/2026).
Prabowo menegaskan bahwa pemerintah telah mencari banyak alternatif menuju swasembada energi, terutama dalam memenuhi kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional.
Prabowo menyebut saat ini Indonesia masih menjadi produsen terbesar untuk kelapa sawit. Selain itu, pemerintah tengah mengembangkan BBM dari jagung dan tebu.
"Kita juga punya geotermal yang sangat besar, kalau tidak salah jadi nomor dua dengan cadangan terbesar di dunia," jelas Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Mengaku Puas, Satu Tahun BPI Danantara Membuktikan Manajemen yang Baik
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












