kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Prabowo: Krisis Hadirkan Peluang, Kita Bisa Hadapi


Rabu, 11 Maret 2026 / 20:55 WIB
Prabowo: Krisis Hadirkan Peluang, Kita Bisa Hadapi
ILUSTRASI. Presiden Prabowo hadiri tasyakuran satu tahun Danantara (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto meyakini bahwa Indonesia bisa keluar dari keadaan krisis imbas konlfik di Timur Tengah. 

Prabowo mengatakan bahwa krisis juga bisa dijadikan sebagai peluang untuk mempercepat target-target yang ditetapkan oleh pemerintah. 

Prabowo mengatakan bahwa pemerintah telah menargetkan untuk swasembada energi dalam empat tahun mendatang. Namun, adanya konflik di Timur Tengah menurutnya akan memaksa target tersebut harus dipercepat. 

Baca Juga: Prabowo Sebut Akan Menempatkan Utusan Khusus di Masing-masing BUMN

"Ini memaksa kita untuk akselerasi, kita harus percepat. Kita punya banyak alternatif, kita yakin bisa atasi masalah ini," ungkap Prabowo dalam 1 Tahun Danantara di Wisma Danantara, Rabu (11/3/2026). 

Prabowo menegaskan bahwa pemerintah telah mencari banyak alternatif menuju swasembada energi, terutama dalam memenuhi kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional. 

Prabowo menyebut saat ini Indonesia masih menjadi produsen terbesar untuk kelapa sawit. Selain itu, pemerintah tengah mengembangkan BBM dari jagung dan tebu. 

"Kita juga punya geotermal yang sangat besar, kalau tidak salah jadi nomor dua dengan cadangan terbesar di dunia," jelas Prabowo. 

Baca Juga: Prabowo Mengaku Puas, Satu Tahun BPI Danantara Membuktikan Manajemen yang Baik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×