kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.784.000   -30.000   -1,07%
  • USD/IDR 17.344   78,00   0,45%
  • IDX 7.101   28,83   0,41%
  • KOMPAS100 958   2,89   0,30%
  • LQ45 684   1,82   0,27%
  • ISSI 255   0,38   0,15%
  • IDX30 380   1,10   0,29%
  • IDXHIDIV20 465   2,14   0,46%
  • IDX80 107   0,37   0,34%
  • IDXV30 136   1,19   0,88%
  • IDXQ30 121   0,39   0,32%

Prabowo Bakal Resmikan 21 RSUD Hingga Mei 2026, Ini Bagian Upgrade 66 RSUD


Rabu, 29 April 2026 / 16:26 WIB
Prabowo Bakal Resmikan 21 RSUD Hingga Mei 2026, Ini Bagian Upgrade 66 RSUD
ILUSTRASI. RSUD Majalengka (Dok/NULL)


Reporter: Hervin Jumar | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto bakal meresmikan 21 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) pada Mei 2026. 

Puluhan RSUD tersebut merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di sektor kesehatan.

“21 rumah sakit telah siap untuk diresmikan oleh Bapak Presiden, yang direncanakan pada bulan Mei 2026,” kata Qodari dalam konferensi pers di kantornya, Rabu (29/4/2026).

Baca Juga: APBN Cuma Bisa Danai 30% Taman Nasional RI, Pemerintah Siapkan Pendanaan Alternatif

Qodari menuturkan, program ini dimaksudkan meningkatkan kualitas RSUD tipe D dan D pratama menjadi tipe C berkualitas. Dengan itu, rumah sakit akan memiliki layanan spesialis dasar serta kapasitas layanan yang lebih memadai.

Ia merinci, setiap RSUD akan dilengkapi tujuh dokter spesialis dasar, yakni dokter anak, bedah, anestesi, penyakit dalam, obgyn, radiologi, dan patologi klinik. Selain itu, fasilitas penunjang seperti ruang operasi, rawat jalan, rawat inap, radiologi, hingga farmasi turut diperkuat.

Menurut Qodari, peningkatan ini difokuskan pada daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK) yang selama ini menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan. 

“Masyarakat tidak perlu lagi bepergian jauh hanya untuk mendapatkan layanan spesialistik,” katanya.

Sebanyak 21 RSUD tersebut merupakan bagian dari target total 66 RSUD yang akan ditingkatkan pada periode 2025–2027. 

Rinciannya, 22 RSUD pada 2025, 20 RSUD pada 2026, dan 24 RSUD pada 2027.

Selain memperluas akses layanan, pemerintah mengklaim program ini berdampak pada ekonomi daerah. Setiap RSUD diperkirakan menyerap 300–500 tenaga kerja, sehingga total potensi penyerapan mencapai 20.000–33.000 orang.

Baca Juga: Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp 50,5 Triliun, PMSE Jadi Andalan

Harapannya, kehadiran RSUD berkualitas di daerah dapat menekan beban biaya rujukan pasien. 

Qodari menyebut biaya transportasi pasien dari wilayah DTPK ke rumah sakit besar bisa mencapai Rp 2 juta hingga Rp 10 juta per kunjungan, di luar akomodasi dan kehilangan pendapatan.

“Dengan tersedianya RSUD berkualitas di dekat tempat tinggal mereka, beban ini dapat berkurang secara signifikan,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×