kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

PPATK serahkan catatan calon menteri Jokowi


Minggu, 19 Oktober 2014 / 20:25 WIB
ILUSTRASI. Untuk akhir pekan, hari libur nasional, dan musim puncak liburan tarif layanan Borobudur dapat dikenakan kenaikan tarif hingga 150%.


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA.  Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyerahkan nama-nama calon menteri kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla sore ini. Nama-nama calon menteri yang diserahkan PPATK tersebut sebelumnya diserahkan oleh Jokowi pada Jumat (17/10) untuk ditelusuri rekam jejaknya.

"Iya rencananya hari ini. Saya dijadwalkan bertemu jam 5 (sore)," Kepala PPATK M Yusuf saat dihubungi wartawan, Minggu (19/10).

Lebih lanjut menurut Yusuf, penyerahan akan dilakukan kepada Presiden terpilih Joko Widodo lantaran nama-nama tersebut bersifat rahasia. Yusuf juga akan menjelaskan langsung terkait catatan dari PPATK terhadap nama calon menteri itu.

"Mungkin harus ada penjelasan langsung karena tak semua orang bisa mengerti laporan ini," tambahnya.

Seperti diketahui, Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-JK menyerahkan nama-nama calon menteri ke PPATK guna ditelusuri rekam jejaknya. Selain menelusuri rekam jejak calon menteri melalui PPATK, Jokowi-JK juga meminta KPK untuk mengetahui apakah calon menteri yang diajukan, terindikasi korupsi atau tidak.

Hal tersebut dilakukan, untuk menyaring sejumlah nama untuk masuk dalam jajaran kabinet Jokowi-JK nantinya. Jokowi-JK melibatkan KPK dan PPATK sebagai bentuk komitmen keduanya dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih bebas dari korupsi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×