kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,11   -0,67   -0.07%
  • EMAS942.000 -0,95%
  • RD.SAHAM 0.31%
  • RD.CAMPURAN 0.18%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.05%

Ponpes Al Fatah Temboro, klaster baru virus corona dari lereng Gunung Lawu


Kamis, 23 April 2020 / 23:58 WIB
Ponpes Al Fatah Temboro, klaster baru virus corona dari lereng Gunung Lawu
ILUSTRASI. Gugus Tugas Covid-19 Magetan melaksanakan rapid test dan pemeriksaan kesehatan kepada santri Ponpes Al Fatah Temboro Magetan Jawa Timur (Rabu, 22/4)


Reporter: Syamsul Ashar | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - Kabupaten Magetan di Provinsi Jawa Timur sempat menjadi perhatian dunia karena diduga terjadi penyebaran virus corona Covid-19.

Kasus ini muncul setelah Malaysia mengkonfirmasi sebanyak 43 orang santri yang pulang dari belajar di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah Temboro Magetan positif terinfeksi virus corona Covid-19.

Karenanya negeri tetangga ini menyebut kasus positif corona Covid-19 yang berasal dari Ponpes Al Fatah Temboro Magetan Jawa Timur sebagai klaster baru penyebaran virus corona Covid-19 di negeri itu.

Baca Juga: Potensi tsunami besar terdeteksi di wilayah calon ibu kota baru

Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawansa pun telah merintahkan tim gugus tugas Jawa Timur untuk melakukan pelacakan di pesantren yang ada di lereng Gunung Lawu tersebut.

Gubernur Kofifah Rabu (22/4) menyebut saat ini Ketua tim tracing gugus tugas Pemprov Jatim Kohar Hari Santoso tengah mendalami klaster baru Temboro bersama dengan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Magetan.

Baca Juga: DPD RI dukung larangan mudik, tapi minta penyaluran bansos lebih gencar

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Ketua tim tracing gugus tugas Pemprov Jatim mendalami klaster baru Temboro bersama Gugus Tugas Magetan melaksanakan rapid test dan pemeriksaan kesehatan kepada santri Ponpes Al Fatah Temboro Magetan. . Hal ini dilakukan setelah 43 santri asal Malaysia dinyatakan positif terinfeksi covid-19 setelah pulang kampung dari nyantri di Pondok Pesantren Al Fatah Temboro Magetan. . Total ada sebanyak seribu alat rapid test yang kini sudah dibawa ke Temboro Magetan untuk diujikan pada santri dan pihak terkait yang memiliki kontak dekat dengan santri asal Malaysia, maupun mereka yang memiliki riwayat risiko tinggi. Semua dilakukan sesuai protokol penanganan covid-19.

A post shared by khofifah indar parawansa (@khofifah.ip) on


Tim telah melaksanakan rapid test dan pemeriksaan kesehatan kepada santri Ponpes Al Fatah Temboro Magetan yang diduga menjadi klaster baru penyebaran virus corona Covid-19. 

Baca Juga: Mahfud MD tanggapi wacana penolakan Perpu No 1/2020 oleh DPR dan gugatan MK

Temuan kasus di Pondok Pesantren Al Fatah Hal ini dilakukan setelah 43 santri asal Malaysia dinyatakan positif terinfeksi virus corona Covid-19 setelah pulang kampung dari nyantri di Pondok Pesantren Al Fatah Temboro Magetan Jawa Timur.

SELANJUTNYA>>>

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



Corporate Valuation Model Managing Procurement Economies of Scale Batch 5

[X]
×