kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.801   -29,00   -0,17%
  • IDX 8.262   130,16   1,60%
  • KOMPAS100 1.166   20,36   1,78%
  • LQ45 838   8,57   1,03%
  • ISSI 295   6,66   2,31%
  • IDX30 435   3,63   0,84%
  • IDXHIDIV20 518   -0,43   -0,08%
  • IDX80 130   2,04   1,59%
  • IDXV30 142   0,91   0,64%
  • IDXQ30 140   -0,07   -0,05%

Polisi ungkap dalang pengumpul massa pita biru kerusuhan di Cikeusik


Kamis, 03 Maret 2011 / 21:58 WIB
Contoh menu cendol dawet Jadas dari Dawet Indonesia. Meneguk manis peluang usaha Jawara Dawet Susu Jadas. Foto: DOK Dawet Indonesia


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Polisi mengungkapkan dalang pemakai pita biru yang melakukan penyerangan terhadap penganut aliran Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Jawa Barat yakni bernama Endang Binuangeun.

Dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VIII di Gedung DPR hari ini (3/3), Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi mengatakan, pita biru tersebut merupakan tanda yang Endang instruksikan untuk dikenakan dalam rangka membubarkan Ahmadiyah.

Cara sosialisasi instruksi penggunaan pita biru ini dengan menyebarkan pesan singkat melalui ponsel ke banyak nomor. "Pada tanggal 2 Februari 2011 saudara Endang menyebarkan SMS ke banyak nomor. Lalu Endang pun mengirim sms yang sama tanggal 4 Februari 2011," ujar Ito saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VIII, Kamis (3/3).

Saat ini Endang telah ditahan oleh polisi dan ditetapkan sebagai tersangka. "Endang saat ini masih terus kami periksa,” katanya.

Dalam pesan singkat tersebut, Endang adalah menyerukan agar massa berkumpul di Masjid Cangkore dan memakai pita biru pada hari yang telah ditentukan yakni pada Minggu 6 Februari 2011.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×