kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Polisi tegaskan akan bubarkan pengumpulan massa dan imbau tidak mudik


Sabtu, 04 April 2020 / 21:38 WIB
ILUSTRASI. Asisten Operasi Kapolri Irjen Pol Herry Rudolf Nahak saat konferensi pers bersama Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di Jakarta, Sabtu (4/4/2020).


Reporter: Syamsul Ashar | Editor: Syamsul Azhar

Selain itu polisi juga meminta masyarakat untuk tidak mudik agar bisa mencegah penyebaran virus corona Covid-19 ke daerah-daerah. 

"Semya pihak berusaha agar masyarakat paham dan mengerti bahwa perpindahan dari Jakarta ke daerah berpotensi membawa virus ke daerah," katanya. 

Baca Juga: Klaster corona Jabar, dari seminar syariah, jamaah Gereja Bethel sampai Asrama Polisi

Pada kesempatan yang sama Asisten Operasional Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang, menegaskan TNI akan terus memberikan dukungan terhadap upaya Gugus Tugas Covid-19 dalam rangka penanganan wabah virus corona Covid-19.

"TNI juga telah mengerahkan pesawat, KRI Suharso dan KRI Semarang. Kodam juga membantu distribusi logistik dan alat kesehatan di semua wilayah. TNI juga mengerahkan personel sampai tingkat desa Babinsa kerjasama Babin Kamtibmas, sosialisasikan protokol kesehatan," katanya. 

Baca Juga: Yuk mengenal jenis masker yang pas untuk kita pakai melawan virus corona

Saat ini seluruh Pangdam juga sebagai wakil kepala Gugus Tugas Penanganan Covid-19, yang dijabat oleh kepala daerah. Selain itu, saat ini personel TNI di daerah juga membantu RT untuk mendata warga yang baru pulang ke desa-desa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×