kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Polisi akui ada kesalahan prosedur di balik ledakan bom di Komunitas Utan Kayu


Rabu, 16 Maret 2011 / 12:20 WIB
ILUSTRASI. Pesawat tempur Sukhoi milik TNI AU mengikuti latihan gabungan ‘Mission Oriented Training’ (MOT) di atas kawasan Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur, Jumat (12/7/2019). Amerika Serikat dikabarkan mengancam akan memberi sanksi jika Indonesia membeli senjat


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can


JAKARTA. Polisi akui ledakan bom yang terjadi di Komunitas Utan Kayu, Selasa (15/3) lalu akibat kesalahan prosedur. Kepala Badan Reserse dan Kriminal Komisaris Jenderal Polisi Ito Sumardi mengatakan penjinakan bom seharusnya tidak dilakukan oleh personil biasa.

Ito mengatakan, seharusnya penjinakan bom tersebut dilakukan tim penjinak bom. Di pun menyayangkan peristiwa tersebut terjadi. "Itu menjadi introspeksi kami. Sudah disampaikan melalui telegram bagi seluruh kepolisian supaya menaati prosedur yang berlaku," tegas Ito, Rabu (16/3).

Asal tahu saja, bom meledak di Komunitas Utan Kayu, Jakarta Timur. Bom itu meledak saat polisi sedang mengotak-atik bom tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×