kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Polisi akui ada kesalahan prosedur di balik ledakan bom di Komunitas Utan Kayu


Rabu, 16 Maret 2011 / 12:20 WIB
ILUSTRASI. Pesawat tempur Sukhoi milik TNI AU mengikuti latihan gabungan ‘Mission Oriented Training’ (MOT) di atas kawasan Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur, Jumat (12/7/2019). Amerika Serikat dikabarkan mengancam akan memberi sanksi jika Indonesia membeli senjat


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can


JAKARTA. Polisi akui ledakan bom yang terjadi di Komunitas Utan Kayu, Selasa (15/3) lalu akibat kesalahan prosedur. Kepala Badan Reserse dan Kriminal Komisaris Jenderal Polisi Ito Sumardi mengatakan penjinakan bom seharusnya tidak dilakukan oleh personil biasa.

Ito mengatakan, seharusnya penjinakan bom tersebut dilakukan tim penjinak bom. Di pun menyayangkan peristiwa tersebut terjadi. "Itu menjadi introspeksi kami. Sudah disampaikan melalui telegram bagi seluruh kepolisian supaya menaati prosedur yang berlaku," tegas Ito, Rabu (16/3).

Asal tahu saja, bom meledak di Komunitas Utan Kayu, Jakarta Timur. Bom itu meledak saat polisi sedang mengotak-atik bom tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×