CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Polisi akui ada kesalahan prosedur di balik ledakan bom di Komunitas Utan Kayu


Rabu, 16 Maret 2011 / 12:20 WIB
ILUSTRASI. Pesawat tempur Sukhoi milik TNI AU mengikuti latihan gabungan ‘Mission Oriented Training’ (MOT) di atas kawasan Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur, Jumat (12/7/2019). Amerika Serikat dikabarkan mengancam akan memberi sanksi jika Indonesia membeli senjat


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can


JAKARTA. Polisi akui ledakan bom yang terjadi di Komunitas Utan Kayu, Selasa (15/3) lalu akibat kesalahan prosedur. Kepala Badan Reserse dan Kriminal Komisaris Jenderal Polisi Ito Sumardi mengatakan penjinakan bom seharusnya tidak dilakukan oleh personil biasa.

Ito mengatakan, seharusnya penjinakan bom tersebut dilakukan tim penjinak bom. Di pun menyayangkan peristiwa tersebut terjadi. "Itu menjadi introspeksi kami. Sudah disampaikan melalui telegram bagi seluruh kepolisian supaya menaati prosedur yang berlaku," tegas Ito, Rabu (16/3).

Asal tahu saja, bom meledak di Komunitas Utan Kayu, Jakarta Timur. Bom itu meledak saat polisi sedang mengotak-atik bom tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×