kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

PKS: Cara hentikan demo, umumkan BBM tak akan naik


Kamis, 29 Maret 2012 / 22:54 WIB
ILUSTRASI. Inilah cara agar tes Covid-19 dengan GeNose akurat


Reporter: Dyah Megasari

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai, hanya ada satu cara untuk menghentikan berbagai aksi demonstrasi yang diwarnai kekerasan dan korban jiwa, yakni Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera mengumumkan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan akan mencari solusi alternatif.

"Jika tidak, maka aksi-aksi demonstrasi dan bentrokan dengan aparat dipastikan akan meluas. Situasi ini akan sangat merugikan pemerintah," kata Wakil Sekretaris Jenderal PKS Mahfudz Siddiq melalui pesan singkat, Kamis (29/3).

Mahfudz mengatakan, DPR tengah kerja keras menyusun postur anggaran yang bisa menutup lonjakan subsidi BBM. Pihaknya juga berharap aparat TNI tetap menahan diri untuk tidak berhadapan dengan massa demonstran.

"Jika terjadi (TNI berhadapan dengan massa), akan semakin memicu tindakan kekerasan yang lebih serius. Sentimen psikologis masyarakat mulai terusik dengan tayangan tindak kekerasan aparat keamanan terhadap apra demonstran," pungkas Ketua Komisi I itu.

Seperti diberitakan, PKS telah bersikap menolak rencana kenaikan harga BBM. Menjelang pengambilan keputusan menyangkut subsidi BBM, berbagai aksi demonstrasi terjadi diberbagai daerah. (Sandro Gatra | I Made Asdhiana/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×