Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, petugas haji dari unsur TNI dan Polri pada tahun ini ditambah hingga dua kali lipat.
Dahnil mengatakan, keputusan penambahan petugas haji dari TNI-Polri itu atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto menyusul kinerja yang dinilai disiplin dan bertanggung jawab.
"Jumlahnya dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Jadi memang amanah Presiden Prabowo menginginkan unsur TNI Polri itu ditambah karena evaluasi setiap tahun kinerja petugas haji dari unsur TNI Polri itu bagus kerjanya," kata Dahnil di Asrama Haji Jakarta, Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (8/1/2026).
Dahnil mengatakan, Prabowo ingin memberikan apresiasi kepada TNI-Polri dengan penambahan aparat pada pelaksanaan haji 2026.
Baca Juga: Penagihan Utang Penunggak Pajak Terbesar Hanya Rp 13,1 Triliun di 2025
"Tanggung jawab, disiplin dan sebagainya. Nah oleh sebab itulah Presiden ingin memberikan apresiasi dan kami dari Kementerian Haji yang baru juga ingin memberikan apresiasi," ucapnya.
Kemenhaj ingin memastikan para petugas haji mampu menunjukkan integritas dan kekompakan saat menjalankan amanah Prabowo di Tanah Haram, Madinah, dan Mekkah.
"Kami ingin memperbaiki itu semuanya dengan pendekatan-pendekatan kerja tim yang kuat," kata Danil.
Sebab itu, Kemenhaj mengusung diklat petugas haji selama sebulan dengan konsep semi-militer yang melibatkan unsur TNI dan Polri.
"Instansi mana yang memiliki kapasitas untuk membangun tim yang kuat? Itu adalah militer. Jadi kalau ada yang nyebut ini militerisme, iya. Kami ingin mengadaptasi nilai-nilai kedisiplinan kerja tim yang kuat dari militer," ucapnya.
Diketahui, Kemenhaj menyiapkan pola pendidikan dan latihan (Diklat) terpadu dengan pendekatan semi-militer bagi calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1447 Hijriah.
Para petugas nantinya akan mengikuti pola pelatihan intensif layaknya "masuk barak" untuk membentuk karakter, disiplin, kesiapan fisik dan mental pelayanan.
Pelatihan ke depan akan terfokus pada Binjas (pembinaan jasmani) sebagai faktor penunjang utama dengan kesehatan sebagai aspek yang paling fundamental.
Tahapan pelatihan meliputi jalan sehat, senam kebugaran, hingga latihan baris-berbaris, yang difokuskan untuk membentuk karakter dan disiplin petugas.
Baca Juga: Kejagung Ungkap Alasan Libatkan TNI Saat Datangi Kantor Kemenhut
Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/01/08/18312611/amanah-prabowo-petugas-haji-2026-dari-tni-polri-ditambah-dua-kali-lipat.
Selanjutnya: IHSG Terkoreksi, Cek Rekomendasi Teknikal Saham ARTO, AVIA, MINA, Jumat (9/1)
Menarik Dibaca: 10 Pilihan Jus Penurun Kolesterol Alami Paling Cepat yang Layak Dicoba
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













