kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.147   50,00   0,28%
  • IDX 5.373   -66,16   -1,22%
  • KOMPAS100 696   -6,74   -0,96%
  • LQ45 542   -4,89   -0,89%
  • ISSI 183   -3,13   -1,68%
  • IDX30 304   -2,05   -0,67%
  • IDXHIDIV20 401   -1,94   -0,48%
  • IDX80 80   -0,68   -0,84%
  • IDXV30 111   -0,79   -0,70%
  • IDXQ30 101   -0,36   -0,35%

Pertama kali, subsidi pangan kalahkan subsidi BBM


Jumat, 13 Februari 2015 / 16:12 WIB
ILUSTRASI. Cold Storage PT. Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI). KONTAN/Baihaki/1/10/2015


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pemerintah mengalokasikan anggaran subsidi pangan atau pertanian dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2015 sebesar Rp 55,6 triliun.

Dana tersebut, lebih tinggi dari subsidi bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp 42 triliun.

"Untuk pertama kalinya subsidi pangan bisa mengalahkan subsidi BBM," kata Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Jakarta, Jumat (13/2).

Bambang merincikan, dana subsidi sebesar Rp 55,6 triliun disebar untuk pangan sebesar Rp 18,9 triliun, pupuk senilai Rp 35,7 triliun dan benih dianggarkan sebesar Rp 9 triliun.

Adapun skema penyaluran subsidi tersebut nantinya bukan intervensi harga beras atau pupuk, yang membuat harga lebih murah. Tetapi, dananya akan diberikan langsung ke masyarakat yang membutuhkan dengan menggunakan kartu, seperti layaknya kartu sehat ataupun kartu pintar.

"Ini dilakukan agar tepat sasaran, jadi bukan harga beras atau harga produknya yang diturunkan," ujarnya. (Seno Tri Sulistiyono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×