kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.805   20,00   0,12%
  • IDX 7.923   -406,88   -4,88%
  • KOMPAS100 1.108   -57,53   -4,94%
  • LQ45 806   -27,29   -3,27%
  • ISSI 278   -19,24   -6,46%
  • IDX30 421   -8,88   -2,07%
  • IDXHIDIV20 505   -4,36   -0,85%
  • IDX80 123   -5,79   -4,48%
  • IDXV30 135   -3,57   -2,57%
  • IDXQ30 137   -1,44   -1,04%

Pertama kali, subsidi pangan kalahkan subsidi BBM


Jumat, 13 Februari 2015 / 16:12 WIB
Pertama kali, subsidi pangan kalahkan subsidi BBM
ILUSTRASI. Cold Storage PT. Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI). KONTAN/Baihaki/1/10/2015


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pemerintah mengalokasikan anggaran subsidi pangan atau pertanian dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2015 sebesar Rp 55,6 triliun.

Dana tersebut, lebih tinggi dari subsidi bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp 42 triliun.

"Untuk pertama kalinya subsidi pangan bisa mengalahkan subsidi BBM," kata Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Jakarta, Jumat (13/2).

Bambang merincikan, dana subsidi sebesar Rp 55,6 triliun disebar untuk pangan sebesar Rp 18,9 triliun, pupuk senilai Rp 35,7 triliun dan benih dianggarkan sebesar Rp 9 triliun.

Adapun skema penyaluran subsidi tersebut nantinya bukan intervensi harga beras atau pupuk, yang membuat harga lebih murah. Tetapi, dananya akan diberikan langsung ke masyarakat yang membutuhkan dengan menggunakan kartu, seperti layaknya kartu sehat ataupun kartu pintar.

"Ini dilakukan agar tepat sasaran, jadi bukan harga beras atau harga produknya yang diturunkan," ujarnya. (Seno Tri Sulistiyono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×