kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Perombakan deputi Kementerian BUMN bisa mengarah ke pembentukan super holding


Selasa, 19 November 2019 / 19:25 WIB
ILUSTRASI. Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) berbincang dengan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto (kiri) dan Menristek/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro sebelum mengikuti rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (20/10/20


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

Pasalnya wamen tersebut juga dibagi tugas mengawasi sejumlah sektor BUMN seperti tugas deputi sebelumnya. Jimmy bilang bila tetap ada deputi akan membingungkan pengawasan tersebut. "Nanti yang diikuti siapa? Deputi atau wamennya, ada baiknya deputi direstrukturisasi," terang Jimmy.

Jimmy juga menyoroti penempatan deputi dalam BUMN tersebut. Posisi deputi dalam direksi BUMN diharapkan bisa mendorong BUMN tersebut menjadi perusahaan tersebut menjadi holding ke depan.

Baca Juga: Mahkamah Konstitusi (MK) gelar sidang uji materi UU KPK

Ia menekankan agar pemberian posisi deputi tersebut hanya menjadi langkah kompromistis untuk memberikan posisi bagai bekas deputi. Hal itu akan berdampak negatif bila deputi ditempatkan pada BUMN yang tidak tepat.

"Boleh saja kompromi peletakan deputi di BUMN asal ditempatkan di tempat yang tepat," ungkap Jimmy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×