kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -12.000   -0,46%
  • USD/IDR 18.083   -13,00   -0,07%
  • IDX 6.091   -39,20   -0,64%
  • KOMPAS100 796   -3,58   -0,45%
  • LQ45 607   -1,51   -0,25%
  • ISSI 210   -1,41   -0,67%
  • IDX30 341   -0,73   -0,21%
  • IDXHIDIV20 422   -0,86   -0,20%
  • IDX80 91   -0,33   -0,36%
  • IDXV30 115   -0,50   -0,43%
  • IDXQ30 109   -0,23   -0,21%

Perlambatan ekonomi global dan pelemahan rupiah jadi alasan kuat BI tahan suku bunga


Kamis, 16 Mei 2019 / 20:12 WIB


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kondisi perekonomian global saat ini mendukung Bank Indonesia (BI) untuk menahan suku bunga. Pelemahan nilai tukar rupiah dan ketidakpastian ekonomi global akibat perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China 'memaksa' BI harus menahan suku bunga acuan.

Ekonom Asian Development Bank Indonesia (ADBI) Eric Sugandi  mengatakan bila BI menurunkan BI-7DRRR akan berisiko menekan nilai tukar rupiah. Selain itu, ia bilang, inflasi juga relatif terjaga dan kenaikan suku bunga acuan malah mengganggu momentum pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

Kendati begitu, BI juga memangkas pertumbuhan ekonomi tahun ini di bawah kisaran titik tengah 5%-5,4% alias di bawah 5,2%.  "Kondisi pada kuartal I 2019 kurang kuat menopang pertumbuhan ekonomi ke kisaran 5,3%,"ujarnya kepada Kontan.co.id, Kamis (16/5).

Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia juga terhambat akbiat pengaruh ekonomi global yang melambat.

Sementara itu sejalan dengan proyeksi BI bahwa defisit transaksi berjalan dikisaran 2,5%-3% dari produk domestik bruto (PDB), ADBI memproyeksi defisit tahun ini mencapai 2,8% dari PDB

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×