kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.912   -27,00   -0,15%
  • IDX 6.399   55,04   0,87%
  • KOMPAS100 843   10,66   1,28%
  • LQ45 639   8,48   1,34%
  • ISSI 221   2,33   1,06%
  • IDX30 359   4,59   1,30%
  • IDXHIDIV20 438   4,40   1,02%
  • IDX80 96   1,27   1,34%
  • IDXV30 120   0,90   0,75%
  • IDXQ30 114   1,23   1,09%

Penerimaan perpajakan ditargetkan naik Rp 131,1 triliun di tahun 2022


Senin, 16 Agustus 2021 / 13:53 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menargetkan penerimaan perpajakan tahun depan naik Rp 131,1 triliun. Target tersebut ditetapkan oleh pemerintah setelah mempertimbangkan dinamika perekonomian pada 2022.

Adapun besaran penerimaan perpajakan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2022 adalah sebesar Rp 1.506,9 triliun. Angka tersebut tumbuh 9,5% dari outlook penerimaan perpajakan tahun 2021 sebesar Rp 1.375,8 triliun.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan besaran penerimaan perpajakan tersebut penting untuk memperkuat kemandirian dalam pembiayaan pembangunan.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah akan meneruskan reformasi perpajakan pada tahun depan.

Baca Juga: Begini kiat Jokowi kejar target pendapatan negara hingga Rp 1.840,7 triliun di 2022

“Reformasi perpajakan bertujuan untuk menciptakan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Jokowi dalam Pidato Presiden RI dalam Rangka Penyampaian RUU Tentang APBN TA 2022, Senin (16/8).

Adapun reformasi perpajakan tersebut dilakukan melalui perluasan basis pajak, peningkatan kepatuhan, serta perbaikan tata kelola dan administrasi perpajakan dalam rangka meningkatkan rasio perpajakan.

“Selain itu, pemberian berbagai insentif perpajakan yang tepat dan terukur diharapkan mampu mendorong percepatan pemulihan dan peningkatan daya saing investasi nasional, serta memacu transformasi ekonomi,” tegas Jokowi.

Selanjutnya: Inilah strategi Jokowi untuk bisa mencapai target pertumbuhan ekonomi 5,5% di 2022

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×