CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Pendapat SBY tentang kurikulum 2013


Rabu, 10 Desember 2014 / 13:34 WIB
ILUSTRASI. Menteri ESDM Arifin Tasrif di Jakarta, Rabu (27/7/2022). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Republik Indonesia periode 2009-2014, Susilo Bambang Yudhoyono, sedikit mengomentari soal polemik kurikulum 2013. Mantan presiden yang akrab disapa SBY tersebut mengatakan, jika pergantian kurikulum bisa membawa kebaikan, maka tidak ada salahnya mengganti kurikulum tersebut.

"Saya tidak melarang pergantian kurikulum 2013," ucap SBY dalam Kuliah Umum di Auditorium Harun Nasution, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (10/12).

SBY berpesan kepada pemerintah untuk melakukan yang terbaik bagi pendidikan di Indonesia. Jika memang nantinya pergantian kurikulum berdampak tidak baik bagi siswa, maka sebaiknya pemerintah mempertimbangkan untuk pergantian kurikulum tersebut.

"Tetapi kalau tidak membawa kebaikan, akan menimbulkan ketidakbaikan nantinya," kata SBY.

SBY enggan berkomentar lebih jauh terkait permasalahan tersebut. Menurut dia, saat ini yang paling kompeten untuk menjawab tentang persoalan kurikulum 2013 adalah pemerintah saat ini dan menteri terkait. (Fathur Rochman)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×