kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Pemilu serentak tetap perlu presidential threshold


Senin, 27 Januari 2014 / 10:57 WIB
ILUSTRASI. JAKARTA, Karyawan menunjukan emas di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pemilu legislatif dan presiden serentak masih menimbulkan perdebatan, utamanya soal presidential treshold (ambang batas penentuan calon presiden). Ada alasan presidential treshold tetap harus dipertahankan.

Wakil Sekretaris Jenderal Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia, Girindra Sandino, mengungkapkan pemilu serentak berimplikasi positif untuk pembentukan mayoritas dan multikepartaian sederhana.

"Untuk membentuk pemerintahan yang kuat dengan sistem multikepartaian sederhana, presidential threshold tetap diperlukan, dan pengecilan daerah pemilihan," ujar Girindra di Jakarta, Senin (27/1/2014).

Adanya presidential treshold dan pengecilan daerah pemilih mampu menjadi mekanisme untuk mendorong parpol-parpol membentuk sebuah koalisi permanen, penguatan lembaga keparpolan, dan pencegahan permainan kooptasi parlemen dalam pembentukan kabinet.

Girindra mencontohkan, negara-negara di Amerika Latin, misalnya, Chile, dinilai memiliki sistem presidensialisme paling stabil. Akan tetapi di sana sistem pemilunya, binominal (jumlah kursi yang diperebutkan dalam satu daerah pemilihan hanya dua.

"Jadi, yang terpenting ada penekanan partai-partai untuk berkoalisi menjalin aliansi-aliansi formal sebelum pemilu," terang Girindra. Sementara putusan Mahkamah Konstitusi atas judicial review Koalisi Masyarakat untuk Pemilu Serentak tak menyoal presidential treshold. (Yogi Gustaman)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×