kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.771   30,00   0,17%
  • IDX 6.522   116,06   1,81%
  • KOMPAS100 849   15,70   1,88%
  • LQ45 641   8,52   1,35%
  • ISSI 230   4,91   2,18%
  • IDX30 358   4,21   1,19%
  • IDXHIDIV20 437   4,93   1,14%
  • IDX80 97   1,66   1,75%
  • IDXV30 122   1,89   1,57%
  • IDXQ30 114   1,08   0,96%

Pemerintahan Prabowo akan Perkuat Program Bantuan Sosial, Sasar Kelas Menengah


Kamis, 10 Oktober 2024 / 06:05 WIB
Pemerintahan Prabowo akan Perkuat Program Bantuan Sosial, Sasar Kelas Menengah
ILUSTRASI. Pemerintahan Prabowo Subianto akan fokus memperkuat program bantuan sosial. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/Spt.


Reporter: Shifa Nur Fadila | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Belakangan banyak data yang mengindikasikan pelemahan daya beli masyarakat. Untuk itu, pemerintahan terpilih di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto akan fokus memperkuat program bantuan sosial untuk kelas menengah. 

Wakil Komandan Tim Kampanye Nasional Pemilih Muda (TKN Fanta) Prabowo-Gibran, Anggawira mengatakan pemerintahan Prabowo akan fokus pada kebijakan-kebijakan yang langsung berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat. Selain itu juga untuk pengendalian inflasi, dan subsidi langsung untuk kebutuhan dasar. 

"Pemerintah juga berencana mempercepat pembangunan infrastruktur untuk membuka lebih banyak lapangan kerja," jelas Anggawira kepada Kontan, Rabu (9/10). 

Baca Juga: Total Bantuan Rp 600.000, Ini Jadwal Pencairan Bansos BPNT September-Oktober 2024

Guna memperluas lapangan pekerjaan, Anggawira menyebutkan pemerintahan Prabowo juga akan memberikan insentif pajak bagi sektor-sektor tertentu guna memacu pertumbuhan industri dan memperluas lapangan pekerjaan. Sementara untuk kelas menengah, Prabowo akan memperkuat program bantuan sosial terarah. 

Program-program tersebut di antaranya, pengurangan tarif pajak penghasilan (PPh) bagi kelas menengah, serta memperluas akses kredit konsumsi dengan bunga rendah untuk meningkatkan daya beli. Pemerintah juga mempertimbangkan untuk menunda kenaikan PPN.

Baca Juga: Menanti Program Kartu Prakerja Terus Berlanjut di Pemerintahan Prabowo

"Itu akan membantu menjaga stabilitas harga barang dan jasa yang sering dibeli oleh masyarakat kelas menengah," ujarnya. 

Belakangan banyak data mengindikasikan pelemahan daya beli masyarakat. Terbaru mengacu pada survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada September 2024 menunjukkan adanya penurunan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK). Setelah sebelumnya sempat mengalami peningkatan, IKK pada September 2024 turun menjadi 123,5 dari bulan sebelumnya berada pada angka 124,4.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×