kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Pemerintah tak akan tarik duta besar dari Malaysia


Rabu, 25 Agustus 2010 / 14:55 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pasca-insiden penangkapan tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pemerintah tidak akan menarik Duta Besar RI untuk Malaysia. Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa beralasan penarikan diplomat tidak bisa menyelesaikan masalah kedua negara.

Marty mengakui penarikan duta besar merupakan salah satu bentuk protes dalam diplomatik luar negeri. Tapi, dia menyatakan, penarikan itu lebih merugikan karena masih ada masalah lain seperti tenaga kerja dan perbatasan darat yang belum terselesaikan.

Jadi, jika ada penarikan duta besar, Marty menilai masalah-masalah itu akan menjadi menggantung juga. "Kita harus bisa memilah-milah cara apa yang dijalankan karena ada kepentingan lain," ujar Marty dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR, Rabu (25/8).

Marty menyatakan, pemerintah juga harus memikirkan nasib warga negara Indonesia yang tinggal di negeri jiran tersebut. Sebab, para warga negara Indonesia tersebut hidup dengan baik di sana.

Desakan penarikan duta besar ini mencuat setelah hubungan Indonesia dengan Malaysia memanas. Dengan penarikan duta besar ini, pemerintah dianggap telah memberikan pelajaran bagi Malaysia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×