kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Indonesia Malaysia akan bahas masalah perbatasan


Jumat, 20 Agustus 2010 / 21:14 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Masalah perbatasan Indonesia dan Malaysia belum sepenuhnya rampung. Kedua pemerintah kerap kali berunding menyelesaikan persoalan perbatasan yang sempat memicu penangkapan tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan oleh polisi Malaysia.

Alhasil, kedua negara akan membahas masalah perbatasan itu dengan Malaysia dalam pertemuan Joint Ministerial Commission (JMC). Di dalam JMC itu terdapat Joint Border Commission tingkat Menteri Luar Negeri. "Pertemuan itu direncanakan antara bulan September dan Oktober," ujar Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa usai acara buka puasa bersama di Istana Negara, Jumat (20/8).

Marty menjamin, dalam pertemuan itu Indonesia akan bersikap tegas terhadap klaim-klaim sepihak Malaysia terhadap wilayah kedaulatan Indonesia. "Namanya perundingan, tegas, pokoknya jangan khawatir," janji mantan Duta Besar RI untuk Inggris itu.

Yang jelas, kata dia, pemerintah Indonesia tidak ada kompromi apa pun dengan wilayah kedaulatan darat, laut, maupun udara. Cuma, setiap perbedaan pandangan tentang batas wilayah tetap diselesaikan melalui jalur perundingan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×