kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Pemerintah Siapkan Rp 55 M Guna Pengembangan Potensi Daerah Melalui Pendidikan Vokasi


Rabu, 27 September 2023 / 06:54 WIB
Pemerintah Siapkan Rp 55 M Guna Pengembangan Potensi Daerah Melalui Pendidikan Vokasi
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Kiki Yuliati dalam Kick Of Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Daerah di Samarinda.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - SAMARINDA. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyiapkan anggaran sebesar Rp 55 miliar untuk program pengembangan inovasi berbasis daerah melalui pendidikan vokasi.

Anggaran tersebut bersumber dari dana abadi Pengembangan Layanan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk digunakan selama tiga tahun pelaksanaan program.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek, Kiki Yuliati menilai pendidikan vokasi menjadi salah satu instrumen penting dalam pengembangan ekonomi daerah. Sebab, menurut dia banyak daerah yang memiliki potensi ekonomi namun belum dikembangkan maksimal karena terhambat kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

"Sehingga kami harapkan pendidikan vokasi hadir di sana untuk segera dengan cepat menyiapkan SDM-nya membantu Pemda menumbuhkan ekonomi bagi masyarakat," terang Kiki ditemui di Kick Of Program Penguatan Ekosistem Kemitraan Untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Daerah di Samarinda, Selasa (26/9).  

Baca Juga: Program Indonesia Pintar 2024, Pemerintah Alokasikan Rp 13,49 Triliun

Untuk tahap awal ini, program dilaksanakan di 27 Provinsi di Indonesia, salah satunya Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara yang baru saja diresmikan, Selasa (26/9) di Kantor Gubernur Kalimantan Timur.

Khusus untuk di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara melibatkan 4 Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) yaitu Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Samarinda, Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba), Politeknik Negeri Nunukan (PNN) yang kemudian tergabung dalam konsorsium.

Konsorsium ini nantinya akan bertugas untuk membangun ekosistem kemitraannya antara sesama PTV, dunia usaha dan pemerintah daerah untuk mempercepat pelaksanaan program.

"Melalui ini, kami harapkan pendidikan vokasi di daerah sangat efektif mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," terang Kiki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×