kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.819   62,00   0,35%
  • IDX 6.137   -69,45   -1,12%
  • KOMPAS100 811   -9,82   -1,20%
  • LQ45 623   -8,58   -1,36%
  • ISSI 215   -2,55   -1,17%
  • IDX30 356   -4,84   -1,34%
  • IDXHIDIV20 440   -6,60   -1,48%
  • IDX80 94   -1,08   -1,14%
  • IDXV30 121   -2,48   -2,01%
  • IDXQ30 115   -1,65   -1,41%

Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 4,14 Triliun untuk Program Magang Nasional Batch 4


Selasa, 26 Mei 2026 / 14:56 WIB
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 4,14 Triliun untuk Program Magang Nasional Batch 4
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (KONTAN/Nurtiandriyani S)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah menyiapkan anggaran stimulus sebesar Rp 4,14 triliun untuk Program Magang Nasional Batch 4 pada semester II 2026.

Airlangga Hartarto mengatakan, program tersebut akan mulai dilaksanakan pada Juli 2026 dengan target sebanyak 150.000 peserta.

“Program magang nasional dan batch 4 ini akan dilakukan di bulan Juli untuk 150.000 peserta dengan anggaran sebesar Rp 4,14 triliun,” ujar Airlangga kepada awak media saat ditemui di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa (26/5/2026).

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Regulasi KPR Tenor 40 Tahun, Cicilan Ditargetkan Lebih Ringan

Menurut Airlangga, program tersebut menjadi bagian dari stimulus ekonomi pemerintah pada semester II 2026 guna menjaga daya beli masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja.

Senada, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut anggaran stimulus untuk program magang nasional tersebut akan mulai diberikan pada Juli 2026.

“Program magang nasional Rp 4,14 triliun untuk 150.000 pemagang, diberikan mulai bulan Juli,” ujar Purbaya.

Selain program magang nasional, pemerintah juga menyiapkan berbagai stimulus lain pada semester II 2026, termasuk diskon transportasi dan program vokasi nasional bagi lulusan SMK serta pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Baca Juga: Pemerintah Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Purbaya Ungkap Alasannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×