kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.714   6,00   0,03%
  • IDX 6.509   -16,82   -0,26%
  • KOMPAS100 848   -1,44   -0,17%
  • LQ45 641   -3,10   -0,48%
  • ISSI 229   0,52   0,23%
  • IDX30 358   -2,19   -0,61%
  • IDXHIDIV20 434   -3,10   -0,71%
  • IDX80 97   -0,21   -0,21%
  • IDXV30 121   -0,46   -0,38%
  • IDXQ30 113   -0,77   -0,68%

Pemerintah mencari waktu pembatasan BBM subsidi


Rabu, 02 Maret 2011 / 15:49 WIB
ILUSTRASI. Pemilik kebaya encim Nyonya Baba, July Sintha


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah mengakui masih mencari waktu yang tepat untuk membatasi konsumsi BBM bersubsidi. Sebelumnya, pemerintah berniat membatasi konsumsi BBM subsidi mulai 1 April mendatang.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh mengakui tidak mudah menerapkan rencana tersebut di saat tekanan inflasi. "Saya kira pak Hatta memberikan sinyal bahwa kami akan sangat hati-hati," katanya, Rabu (2/3).

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan pembatasan itu akan mendorong inflasi. Sebab, dia mengatakan, rencana itu akan menggeser bobot inflasi pengguna BBM subsidi menjadi pengguna BBM nonsubsidi. "Tentu dia akan membeli harga lebih mahal dan itu ada hitungannya dalam inflasi," kata Rusman, Selasa (1/3).

Masalahnya, jika pembatasan konsusmi BBM subsidi tidak diterapkan maka anggaran subsidi bakal membengkak. Ini lantaran gejolak yang terjadi di Afrika Utara dan Timur Tengah membuat harga minyak mentah semakin tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×