kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

BPS: Ada pembatasan BBM subsidi, inflasi Juli bakal tinggi


Selasa, 01 Maret 2011 / 14:21 WIB
ILUSTRASI. The Clean Sneak, minuman khas SACC 2020.


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan tingkat inflasi Juli mendatang akan lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya. Selain karena liburan sekolah, pemicu inflasi Juli mendatang adalah rencana pembatasan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Sebelumnya, Ketua Tim Kelompok Kerja Kajian Dampak Sosial Ekonomi Kebijakan Pembatasan BBM Bersubsidi Endah Murningtyas mengungkapkan, pemerintah batal menggelar pembatasan BBM bersubsidi 1 April mendatang. Rencananya, pembatasan BBM bersubsidi akan digelar Juli mendatang.

Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan, rencana pembatasan BBM subsidi itu akan berpengaruh terhadap inflasi. Sebab, dia mengatakan, rencana itu akan menggeser bobot inflasi pengguna BBM subsidi menjadi pengguna BBM nonsubsidi. "Tentu dia akan membeli harga lebih mahal dan itu ada hitungannya dalam inflasi," kata Rusman, Selasa (1/3).

Berapa bobotnya, Rusman mengaku belum menghitung. Ia pun mengaku belum bisa memastikan apakah inflasi pada Juli nanti berpotensi mencapai lebih kisaran 1%, sebagaimana yang terjadi pada Juli 2010 yang sebesar 1,57%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×